Pendahuluan: Kanker payudara merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita. DI Indonesia tercatat 68.858 kasus (16,6%) dengan lebih dari 22 ribu kematian. Berdasarkan data dinas kesehatan kota Cimahi tahun 2023, terdapat dua wanita yang dicurigai kanker payudara, dengan prevalensi tertinggi di wilayah kerja puskesmas Cibeureum. Rendahnya pengetahuan dan sikap wanita terhadap deteksi dini menjadi hambatanan dalam upaya promotif dan preventif. Oleh karena itu Health Promotion Model dipilih sebagai pendekatan edukatif untuk meningkatkan kesadaran wanita terhadap pentingnya SADARI. Tujuan: Mengetahui pengaruh Health Promotion Model tentang deteksi dini kanker payudara terhadap pengetahuan dan sikap SADARI pada wanita di wilayah kerja Puskesmas Cibeureum. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 79 wanita diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap. Analisis data dilakukan dengan uji Marginal Homogeneity untuk pengetahuan dan uji McNemar untuk sikap, dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 untuk kedua variabel, yang menandakan pengaruh signifikan terhadap pengetahuan dan sikap. Kesimpulan: Health Promotion Model terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap positif wanita terhadap deteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI.
Copyrights © 2026