Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan nilai-nilai toleransi sebagai fondasi dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis di sekolah dasar, khususnya di SDN Tunjungsekar 1 Kota Malang yang memiliki latar belakang siswa beragam. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penanaman nilai toleransi dilakukan melalui integrasi dalam kurikulum, pembiasaan budaya sekolah, serta keteladanan guru. Implementasi nilai toleransi tampak dalam kegiatan akademik maupun non-akademik, seperti kerja kelompok, diskusi, perayaan hari besar agama, dan upacara bendera, yang semuanya memperkuat interaksi positif antar siswa. Evaluasi menunjukkan bahwa keberhasilan penanaman nilai toleransi bergantung pada konsistensi guru dalam membimbing, memberi teladan, serta dukungan keluarga dan lingkungan sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa toleransi bukan hanya sikap menghargai perbedaan, tetapi juga menjadi kekuatan dalam membangun kebersamaan, solidaritas, dan harmoni sosial di sekolah dasar
Copyrights © 2025