Penggunaan air conditioner (AC) telah menjadi kebutuhan penting dalam lingkungan perkuliahan, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Namun, penggunaan AC yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keluhan kesehatan yang dialami mahasiswa akibat penggunaan AC di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (FKM UINSU) pada tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik dengan teknik purposive sampling, melibatkan 96 responden yang mengisi kuesioner daring mengenai data demografis, durasi penggunaan AC, keluhan kesehatan, serta sikap terhadap pelestarian lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden adalah perempuan (86,5%) dan berusia 19–21 tahun (89,6%). Sebagian besar mahasiswa menggunakan AC selama 3–4 jam per hari (59,4%), dan sebanyak 21,9% di antaranya mengaku mengalami keluhan kesehatan. Selain itu, 35,5% mahasiswa menunjukkan sikap kurang peduli terhadap lingkungan kampus. Temuan ini mengindikasikan masih rendahnya kesadaran akan dampak kesehatan dan lingkungan dari penggunaan AC. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif dan kebijakan kampus yang mendukung penggunaan AC secara bijak dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2025