Meningkatnya konsumsi video pendek di kalangan mahasiswa akibat perkembangan media sosial yang sangat cepat. Konten video pendek dinilai mampu mendukung pembelajaran, namun penggunaan berlebihan berpotensi memengaruhi kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara durasi menonton video pendek dan keterampilan berpikir kritis mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati tahun 2025. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan 266 mahasiswa tingkat 1 sampai 4 yang dipilih melalui stratified random sampling pada April sampai Juli 2025. Instrumen penelitian berasal dari Social Media Use Integration Scale dan Kuesioner Berpikir Kritis Peserta Didik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori sedang untuk durasi menonton video pendek dan kategori tinggi untuk keterampilan berpikir kritis. Terdapat hubungan signifikan antara kedua variabel dengan korelasi sangat lemah (r=0,164; p=0,007). Kesimpulannya, durasi menonton video pendek berkaitan dengan kemampuan berpikir kritis, meskipun pengaruhnya kecil dan kemungkinan dipengaruhi faktor lain seperti kualitas konten, strategi pembelajaran, dan gaya belajar.
Copyrights © 2025