Penelitian ini menganalisis efektivitas metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) dalam menangani cedera akut seperti ankle sprain dan trauma lutut pada atlet bola voli melalui kajian literatur sistematis terhadap artikel terindeks Google Scholar dan SINTA. Hasil analisis kritis terhadap enam artikel relevan menunjukkan bahwa metode RICE terbukti efektif dalam mengurangi edema, mempercepat penurunan nyeri, serta memperbaiki fungsi awal jaringan lunak pasca-cedera. Meskipun tingkat pemahaman atlet terhadap komponen Ice dan Compression tergolong baik, aspek Elevation sering kali masih menjadi kelemahan dalam praktik di lapangan. Penelitian ini juga menyoroti bahwa pelatihan berbasis simulasi mampu meningkatkan keterampilan penerapan metode ini secara signifikan. Secara keseluruhan, RICE merupakan intervensi awal yang krusial bagi atlet, namun keberhasilannya sangat bergantung pada ketepatan pengetahuan dan teknik implementasi. Oleh karena itu, edukasi serta pelatihan terstruktur bagi atlet dan pelatih sangat diperlukan guna memastikan penanganan cedera berjalan optimal dan meminimalkan risiko komplikasi lanjutan.
Copyrights © 2026