Kemampuan berbicara merupakan aspek penting dalam proses belajar bahasa Inggris karena berperan besar dalam kegiatan komunikasi. Namun, banyak mahasiswa masih menghadapi berbagai hambatan ketika harus berbicara dalam bahasa Inggris, seperti keterbatasan kosakata, munculnya kecemasan, dan kesulitan dalam pelafalan. Kendala pengucapan sering kali dipengaruhi oleh perbedaan bunyi antara bahasa Inggris dan bahasa asli. Selain itu, faktor psikologis seperti rasa gugup dan kurangnya kepercayaan diri turut menjadi penyebab utama mahasiswa mengalami kesulitan berbicara. Penelitian ini bertujuan mengkaji berbagai jenis kesulitan yang dialami mahasiswa serta mengidentifikasi langkah-langkah yang mereka lakukan untuk mengatasinya. Pendekatan penelitian meliputi wawancara dengan dua mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar dan didukung oleh analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan utama meliputi kurangnya kosakata, ketakutan melakukan kesalahan, dan minimnya kesempatan latihan rutin. Upaya yang dilakukan mahasiswa untuk mengatasi kendala tersebut antara lain mendengarkan percakapan berbahasa Inggris, berlatih dialog bersama teman, serta memanfaatkan media seperti lagu dan video sebagai bahan pembelajaran tambahan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyediaan fasilitas latihan yang lebih memadai serta pemanfaatan media edukasi yang optimal dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri mahasiswa dalam berbicara bahasa Inggris.
Copyrights © 2026