Gagal ginjal merupakan kondisi serius yang memerlukan penanganan dan pencegahan yang tepat. Edukasi mengenai penyakit ini penting untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat, khususnya anak-anak, agar dapat melakukan tindakan pencegahan sejak dini: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai gagal ginjal kepada anak-anak di TPQ Nurussalam, Desa Bektiharjo, Semanding, Tuban. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai penyebab, gejala, pencegahan, dan penanganan dini gagal ginjal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode edukasi interaktif dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan permainan edukatif. Partisipan adalah anak-anak berusia antara 6 sampai dengan 11 tahun yang mengikuti kegiatan di TPQ Nurussalam. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum dan sesudah sesi edukasi untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anak yang signifikan mengenai penyakit gagal ginjal setelah mengikuti sesi edukasi. Anak-anak menunjukkan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga kesehatan ginjal, mengenali gejala awal gagal ginjal, dan langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan. Kesimpulan: Edukasi tentang gagal ginjal melalui metode interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak-anak di TPQ Nurussalam. Diharapkan program edukasi serupa dapat diterapkan di tempat lain untuk meningkatkan kesadaran dan pencegahan penyakit gagal ginjal sejak dini.
Copyrights © 2026