Gangguan persepsi sensori berupa halusinasi merupakan masalah keperawatan jiwa yang sering ditemukan pada pasien dengan gangguan jiwa berat dan dapat memengaruhi perilaku serta fungsi sosial pasien. Studi ini bertujuan untuk menganalisis praktik klinik keperawatan jiwa pada Bapak S dengan penerapan inovasi Expressive Writing Therapy terhadap penurunan tanda dan gejala halusinasi di Ruang Elang RSJD Atma Husada Samarinda. Metodologi yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan jiwa yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi Expressive Writing Therapy diberikan secara terstruktur sebagai terapi nonfarmakologis. Hasil studi menunjukkan adanya penurunan tanda dan gejala halusinasi serta peningkatan kemampuan klien dalam mengenali, mengontrol, dan mengelola respons terhadap halusinasi. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar Expressive Writing Therapy dapat dijadikan sebagai terapi pendukung dalam asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi serta dikembangkan dalam praktik keperawatan di rumah sakit jiwa.
Copyrights © 2026