Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS JUS MENTIMUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI: LITERATURE REVIEW Safrudin, Bachtiar; Gunawan, Yuda Arya; Hasanah, Dini Andani; Ramadini, Desma; Apriliani, Risma; Maulida, Zaina
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2025): Volume 4, Nomor 5, Oktober 2025
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v4i5.519

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di dunia maupun di Indonesia dan sering disebut sebagai silent killer karena jarang menimbulkan gejala, namun dapat menyebabkan komplikasi serius. Penatalaksanaan hipertensi tidak hanya dilakukan dengan terapi farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan terapi nonfarmakologis menggunakan bahan alami, salah satunya jus mentimun (Cucumis sativus). Mentimun memiliki kandungan kalium, magnesium, fosfor, dan air yang berperan dalam menurunkan tekanan darah melalui mekanisme vasodilatasi dan peningkatan diuresis. Penelitian ini merupakan literature review dengan penelusuran melalui Google Scholar, PubMed, dan Publish or Perish menggunakan kata kunci “Jus Mentimun” dan “Hipertensi” pada publikasi berbahasa Indonesia tahun 2021–2025. Dari 20 artikel yang ditemukan, 12 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dengan pedoman PRISMA. Hasil telaah menunjukkan bahwa jus mentimun efektif menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik pada berbagai kelompok, seperti lansia, ibu hamil, wanita usia subur, dan usia produktif, dengan nilai p-value < 0,05 pada sebagian besar penelitian. Jus mentimun terbukti aman, alami, murah, mudah diperoleh, serta dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Kesimpulannya, jus mentimun dapat digunakan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis dalam pengendalian hipertensi, meskipun penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan durasi intervensi lebih panjang masih diperlukan untuk memperkuat bukti ilmiah.
ANALISIS PRAKTIK KLINIK KEPERAWATAN JIWA PADA BAPAK S DENGAN INOVASI EXPRESSIVE WRITING THERAPY TERHADAP PENURUNAN TANDA DAN GEJALA GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI Apriliani, Risma
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 8 No 1 (2026): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v8i1.790

Abstract

Gangguan persepsi sensori berupa halusinasi merupakan masalah keperawatan jiwa yang sering ditemukan pada pasien dengan gangguan jiwa berat dan dapat memengaruhi perilaku serta fungsi sosial pasien. Studi ini bertujuan untuk menganalisis praktik klinik keperawatan jiwa pada Bapak S dengan penerapan inovasi Expressive Writing Therapy terhadap penurunan tanda dan gejala halusinasi di Ruang Elang RSJD Atma Husada Samarinda. Metodologi yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan jiwa yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Intervensi Expressive Writing Therapy diberikan secara terstruktur sebagai terapi nonfarmakologis. Hasil studi menunjukkan adanya penurunan tanda dan gejala halusinasi serta peningkatan kemampuan klien dalam mengenali, mengontrol, dan mengelola respons terhadap halusinasi. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar Expressive Writing Therapy dapat dijadikan sebagai terapi pendukung dalam asuhan keperawatan jiwa pada pasien dengan gangguan persepsi sensori halusinasi serta dikembangkan dalam praktik keperawatan di rumah sakit jiwa.