Pada era abad ke-21, perkembangan teknologi yang paling terlihat adalah bidang komunikasi dan informasi. Kemajuan ini memberikan pengaruh yang baik terhadap kehidupan manusia, terutama dalam hal efektivitas penyampaian dan penerimaan informasi. Perkembangan teknologi informasi menyebabkan penggunaan gadget semakin meningkat pada remaja dan berpotensi memengaruhi kemampuan mereka dalam mengelola stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget terhadap manajemen stres remaja pada siswa SMP Muhammadiyah 6 Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional pada 192 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner penggunaan gadget dan kuesioner manajemen stres, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Berdasarkan karakteristik responden, diketahui bahwa dari 192 siswa, mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki lebih dari 50 %, berusia 13 tahun sebanyak (32,8%), dan berasal dari kelas VII sebanyak (39,6%). Seluruh responden menggunakan gadget, dengan jenis gadget yang paling banyak digunakan adalah handphone (93,8%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki penggunaan gadget kategori negatif sebanyak 129 siswa (67,2%), sedangkan manajemen stres mayoritas berada pada kategori cukup sebanyak 64 siswa (33,3%). Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,001 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara penggunaan gadget dengan manajemen stres remaja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan gadget yang tidak terkontrol berhubungan dengan rendahnya kemampuan manajemen stres pada remaja.
Copyrights © 2026