Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara hasil belajar siswa pada mata pelajaran facial dan body treatment dengan minat menjadi beauty therapist di SMK Forward Nusantara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional, serta teknik sampling jenuh yang melibatkan 37 siswa kelas X dan XI Tata Kecantikan Kulit. Instrumen penelitian terdiri dari dokumentasi nilai ujian praktik dan angket minat yang disusun berdasarkan empat indikator: perasaan senang, perhatian, ketertarikan, dan keterlibatan aktif. Hasil deskriptif menunjukkan rata-rata nilai hasil belajar basic facial kelas X sebesar 69,83, basic body treatment kelas X sebesar 73,78, dan advanced facial kelas XI sebesar 72,05. Nilai-nilai tersebut masih berada di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75. Sementara itu, minat siswa terhadap profesi beauty therapist termasuk kategori sedang hingga tinggi. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan uji linearitas menunjukkan hubungan tidak linear. Oleh karena itu, analisis korelasi dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil uji hipotesis menunjukkan pada kelas X nilai signifikansi sebesar 0,248 (p > 0,05) dan pada kelas XI sebesar 0,922 (p > 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hasil belajar dengan minat menjadi beauty therapist baik pada kelas X maupun kelas XI. Hal ini mengindikasikan bahwa minat siswa kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain di luar capaian hasil belajar praktik.
Copyrights © 2026