Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbandingan ikan kembung dan ikan tenggiri pada pembuatan getas Bangka terhadap kandungan protein dan daya terima konsumen. Penelitian ini menggunakan tiga formulasi perbandingan ikan, yaitu: sampel 149 (30% ikan kembung : 70% ikan tenggiri), sampel 412 (40% ikan kembung : 60% ikan tenggiri), dan sampel 376 (50% ikan kembung : 50% ikan tenggiri). Uji daya terima dilakukan oleh 30 orang panelis mahasiswa Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Jakarta. Hasil uji daya terima menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan dari perbandingan ikan terhadap penerimaan konsumen, namun sampel 149 (30% ikan kembung : 70% ikan tenggiri) merupakan formulasi yang paling disukai panelis. Uji kandungan protein dilakukan dengan metode One Way ANOVA dengan hasil pada sampel kontrol memiliki kadar protein tertinggi (9,79 g), diikuti sampel 149 (9,59 g), 376 (8,87 g), dan 412 (8,77 g). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari perbandingan ikan terhadap kandungan protein pada produk getas Bangka. Uji lanjut menggunakan Duncan menunjukkan bahwa kandungan protein pada sampel kontrol dan sampel 149 berbeda nyata dibandingkan dengan sampel 412 dan 376. Berdasarkan hasil penelitian, formulasi dengan komposisi 30% ikan kembung dan 70% ikan tenggiri (sampel 149) direkomendasikan karena memiliki tingkat kesukaan tertinggi dan kandungan protein yang lebih tinggi dibanding kedua sampel lainnya.
Copyrights © 2026