Jurnal Psikologi Teori dan Terapan
Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Psikologi Teori dan Terapan

The Influence of Emotion Regulation and Social Intelligence on Empathy in Young Adults

Kristina, Winda (Unknown)
Safarina, Asy Sifa (Unknown)
Unzurna, Unzurna (Unknown)
Riany, Yulina Eva (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Background: The massive digital environment challenges empathy development due to reduced face-to-face interactions and nonverbal cues. Objective: This study aims to analyze the influence of emotion regulation and social intelligence on empathy in young adults and to examine the potential mediating role of social intelligence. Method: Using a quantitative cross-sectional design, data were collected from 341 Indonesian young adults using the DERS-SF, TSIS, and IRI scales. Data analysis was performed using multiple linear regression and path analysis with bootstrapping. Result: Simultaneous test results showed that emotion regulation and social intelligence significantly influence empathy (F = 18.452, p < 0.001), although their effective contribution was 9,8%. Social intelligence (t = 6.075, p < 0.001) and emotion regulation (t = 2.351, p = 0.019) were significant predictors of empathy. Conclusion: These findings confirm that effective emotional management and socio-cognitive skills are key developmental tasks for young adults. The low R-square value (9,8%) indicates that emotion regulation and social intelligence explain a small proportion of empathy's variance, while the remaining 90.2% being attributable to other external factors. Abstrak Latar Belakang: Lingkungan digital yang masif menghadirkan tantangan bagi perkembangan empati akibat berkurangnya interaksi tatap muka dan isyarat nonverbal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh regulasi emosi dan kecerdasan sosial terhadap empati pada usia dewasa muda serta menguji potensi peran mediasi kecerdasan sosial. Metode: Menggunakan desain kuantitatif cross-sectional, data dikumpulkan dari 341 dewasa muda Indonesia menggunakan skala DERS-SF, TSIS, dan IRI. Hasil: Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda dan path analysis dengan bootstrapping. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa regulasi emosi dan kecerdasan sosial secara signifikan mempengaruhi empati (F = 18,452, p < 0,001), meskipun kontribusi efektif total sebesar 9,8%. Baik kecerdasan sosial (t = 6,075, p < 0,001) maupun regulasi emosi (t = 2,351, p = 0,019) merupakan prediktor empati yang signifikan. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa manajemen emosi yang efektif dan keterampilan sosio-kognitif penting untuk tugas perkembangan kunci bagi dewasa muda Indonesia. Nilai R-square yang sangat rendah (9,8%) secara eksplisit menunjukkan bahwa regulasi emosi dan kecerdasan sosial hanya menjelaskan sebagian kecil varians empati, dengan sebagian besar (90,2%) disebabkan oleh faktor eksternal lainnya.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jptt

Publisher

Subject

Education Public Health Social Sciences

Description

JPTT: Jurnal Psikologi Teori dan Terapan accepts manuscript research results in the fields of educational psychology, developmental psychology, clinical psychology, social psychology, industrial & organizational psychology, but not limited to: Personality and Learning Learning Interventions Teaching ...