Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian aditif pakan berbahan herbal terhadap kinerja produksi dan efisiensi biaya pada ayam pedaging di era tanpa penggunaan Antibiotic Growth Promoter (AGP). Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan, yaitu P0 (pakan komersial tanpa aditif herbal), P1 (pakan + 1% jamu herbal), P2 (pakan + 2% jamu herbal), dan P3 (pakan + 3% jamu herbal), masing-masing dengan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian (PBBH), konversi pakan (FCR), indeks produksi, dan biaya produksi. Hasil penelitian dianalisis statistik deskriptif dengan menghitung data kemudian dijadikan data rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian aditif pakan herbal berpengaruh terhadap peningkatan kinerja produksi ayam pedaging. Dosis 2% (P2) menghasilkan performa terbaik dengan rata-rata PBBH 61,61 g/ekor/hari, FCR 1,30, dan indeks produksi 401,6. Secara ekonomi, meskipun biaya pakan meningkat akibat penambahan bahan herbal, efisiensi produksi juga meningkat sehingga biaya per ekor menurun sekitar 7–8% dibanding kontrol. Hasil ini membuktikan bahwa aditif pakan herbal dapat dijadikan alternatif yang efektif dan berkelanjutan untuk menggantikan AGP dalam usaha ayam pedaging modern
Copyrights © 2025