Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

MEKANISME EKSEKUSI BARANG JAMINAN PADA AKAD MUSYARAKAH DI BMT UGT SIDOGIRI BANGKALAN Fajar, Fajar; Yanto, Yanto
KHOZANA: Journal of Islamic Economic and Banking Vol. 1 No. 2 (Juli 2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Dan Bisnis Islam Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.371 KB)

Abstract

Pada prinsipnya dalam pembiayaan musyarakah tidak ada jaminan, namun untuk menghindari terjadinya penyimpangan maka diperbolehkan adanya jaminan sesuai fatwa DSN No. 08/DSNMUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Musyarakah. Bentuk jaminan yang disyaratkan oleh BMT diantaranya emas, surat kendaraan bermotor dan sertifikat tanah. Pada tulisan ini kajian terfokus pada mekanisme eksekusi jaminan pada akad musyarakah di BMT UGT Sidogiri Bangkalan dalam pandangan Hukum Bisnis Syari’ah. Penelitian ini bersifat kualitatif melalui pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara tidak terstruktur, obsevasi dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis konten (content analysis). Hasil penelitian menyatakan bahwa mekanisme eksekusi barang jaminan di BMT UGT Sidogiri Bangkalan dilakukan berdasarkan ketentuan syari’ah yaitu dengan cara menjual barang tersebut dan apabila nilai jual melebihi hutang maka kelebihan tersebut akan dikembalikan kepada pemilik barang. Namun apabila nilainya kurang, maka pemilik barang wajib menambahi kekurangan tersebut.  Kata Kunci: Eksekusi Jaminan, Musyarakah, Hukum Bisnis Syari’ah
PENINGKA PENINGKATAN AN KUALIT KUALITAS AS P PAKAN AKAN JANGKERIK DENGAN SISTEM EKSTRUKSI Widodo,, Wahyu; Sutanto, Adi
Jurnal Dedikasi Vol 1, No 1 (2004): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.05 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v1i1.914

Abstract

Peternakan jangkrik di Desa Mulyo Agung Kabupaten Malang berkembang pesatmenjadi 20 peternak ini dikarenakan modal awal yang murah yaitu Rp. 55.000,-dengan perincian pembelian bibit (telur) satu sendok (2.000 butir) dan pakan sampaipanen sebesar Rp. 15.000,- dan investasi kandang Rp. 40.000,-. Sementara hasilpanen pemeliharaan jangkrik clondo selama 45 – 50 hari memperoleh hasil Rp. 45,-- Rp. 50,- per clondo.Tujuan dari kegiatan ini memberikan rekayasa teknologi berupa penerapansistem ekstruksi dalam penanganan pemanasan biji-bijian, bungkil-bungkilan, limbahpertanian, peternakan dan industri sebagai bahan baku konsentrat berkualitas tinggiyang berguna untuk pertumbuhan dan umur panen clondo.Kegiatan yang dilakukan adalah membuat konsentrat dari bahan baku konsentratdengan sistem ekstruksi. Alat yang digunakan adalah oven yang mempunyai alatpengatur suhu. Bahan baku dimasukkan oven dengan suhu 120 0 C selama 20 detiklalu dikeluarkan, kemudian digiling dan dicampur menjadi konsentrat. Sebagaitempat percontohan dan uji coba adalah jangkrik milik Bapak Dahlan Musa.Evaluasi dilakukan dengan melihat umur panen setelah diberi pakan yang sudahdiolah dengan sistem ekstruksi, dan pada umur 45 – 50 hari dipanen pada waktumenjadi clondo yaitu jangkrik yang belum punya sayap yang keras sehingga dapatmengerik. Diharapkan panen dapt dipercepat sampai dengan umur 30 – 38 hari.Peningkatan kualitas pakan metode ekstruksi dapat meningkatkan bobot badanjangkrik. Kualitas pakan dengan sistem ini belum tepat diberikan pada jangkrik umurlebih 20 hari. Sistem ini berdampak positif pada jangkrik sampai pada umur 20 hariyang meliputi efisiensi penggunaan pakan tinggi (konsumsi rendah) dan konversipakan yang rendah.
ANALISIS KEBERLANJUTAN USAHA SAPI PERAH DI KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG Sutanto, Adi; Hendraningsih, Listiari
Jurnal Gamma Vol 7, No 1 (2011): September
Publisher : Jurnal Gamma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.464 KB)

Abstract

Adi Sutanto1 & Listiari Hendraningsih21 & 2Staf Pengajar Jurusan Teknologi Industri Peternakan , Fakultas Pertanian PeternakanUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas, No.246 MalangEmail: adisutanto@yahoo.comABSTRACTThis study aimed to identify the dimensions of ecology and breeding, economic, social, cultural,and technological infrastructure, legal and institutional. And to achieve the research objectives, theresearch is directed at the target qualitative descriptive and explanatory goals, and the type of researchconducted survey research.The results of sustainability research efforts in the area of dairy cattle showed a relativelymoderate conditions, in detail indicated that: the ecology and breeding, agro-climatic suitability indicator,land for other crops, and land management for lingkunngan can be considered high. which meansnot cause problems. Sustainability Indicators in the economic dimension has average category,which means that the business community developed dairy farmers are not too conducive to creatinga system of highly competitive agribusiness, capable of responding to market dynamics effectivelyand efficiently. Considered the cultural dimension of social roles and patterns of public relations inthe dairy business activities categorized high. Dimensions infrastructure and tekonolgi show stillneeds the role of technology and adequate infrastructure according to the needs of dairy farmers.Legal and institutional aspects of the low where the role of education, banking and microfinance aswell as the involvement of farmer groups is very less.
PERMASALAHAN ANAK-ANAK TENAGA KERJA WANITA (TKW) DI KAMPUNG BURUH MIGRAN SEBAGAI AKIBAT AKTIVITAS MIGRAN Fajar, Fajar; Brata, Nugroho Trisnu
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan anak yang timbul akibat aktivitas migran. Salah satu persoalan Tenaga Kerja Wanita (TKW) mengenai salah asuh anak yang mendapat perhatian Serikat Buruh Migran Wanita (SBMW) cabang Wonosobo. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan. Analisis data akan disajikan dengan kualitatif model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak anak yang ditinggal ibunya bekerja keluar negeri. Anak yang ditinggal ke luar negeri ada yang berusia di bawah 5 tahun, ada juga anak yang berusia SD hingga remaja. Permasalahan yang muncul dari fenomena tersebut adalah berupa: kesulitan berkomunikasi, minder dan murung, kapiran (tidak diperhatikan), dan hyperaktif. Permasalahan itu muncul pada anak-anak yang usianya dibawah 5 tahun. Permasalahan lainnya yaitu anak remaja hingga dewasa mulai berani memaksa dan mengancam ibunya untuk memenuhi segala permintaannya, sering tidak masuk sekolah bahkan sampai tidak naik kelas dan dropout dari sekolah. kongko-kongko, mabuk, menunjukan sikap malas, tidak mau bekerja karena mengandalkan remiten dari ibunya, bahkan ada pula yang mencuri dan melakukan pergaulan bebas.
INKUBATOR WIRAUSAHA BARU AGRIBISNIS PETERNAKAN DAN PERIKANAN DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG Sutanto, Adi; Widodo, Wahyu; Yani, Ahmad; Suyatno, Suyatno
Jurnal Dedikasi Vol 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.68 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.481

Abstract

Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah melaksanakan kegiatan tahun II, beberapa kemajuan telah dicapai berkat dukungan dan para alumni yang telah mandiri dalam usaha serta mitra pengusaha. Tujuan utama dibentuknya Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah mampu mendorong berkembangnya minat dari mahasiswa peternakan dan perikanan serta alumni baru lulus untuk belajar berwirausaha hingga merintis usàha. Hal ini ditunjukkan oleh makin meningkatnya calon peserta inwub dari tahun I sebanyak 5 kelompok usaha menjadi 11 calon peserta inwub pada tahun II dan didanai sebanyak S kelompok usaha.Pelaksanaan inwub tahun II dimulai pada bulan April 2010 dan berakhir bulan Oktober 2010, dengan usaha yang telah diperluas baik bidang peternakan maupun perikanan. Dari 5 kelompok usaha yang ada, 3 kelompok usaha akan melanjutkan kegiatan usahanya dan tetap mendapatkan pendampingan dari inwub UMM baik terkait dengan bimbingan teknis maupun peningkatan sumber daya manusia kelompok usaha serta penyempurnaan dan penguatan kelembagaan kelompok usaha. Rekomendasi keberlanjutan program kegiatan Inwub tahun III sebagai berikut: 1. Meningkatkan SDM kelompok-kelompok usaha wirausaha baru melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan. 2. Calon Wirausaha baru tidak hanya pada mahasiswa tingkat akhir dan alumni baru lulus, tetapi diberi kesempatan yang sama kepada mahasiswa ? mahasiswa semester III s/d V, guna memberikan pengalaman usaha secara dini. 3. Inwub memperluas bidang usaha guna memberikan kesempatan kepada semua mabasiswa UMM yang memiliki minat yang baru untuk merintis usaha.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN SANTRI DAN PONDOK PESANTREN NURUL FALAH MUHAMMADIYAH MELALUI PENERAPAN PENGELOLAAN USAHA TEKNOLOGI PERTANIAN Editor, Ir. Abdul Malik, MP; Widodo, MP., Prof. Dr. Ir. Wahyu; Sutanto, MP., Dr. Ir. Adi; Masmuh, MSi., Drs. Abullah
Jurnal Dedikasi Vol 8 (2011): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.516 KB) | DOI: 10.22219/dedikasi.v8i0.685

Abstract

Secara umum kurikulum yang diajarkan di PONPES tidak mampu mengembangkan ilmu agamanya (berdakwah) di masyarakat dikarenakan mereka kesulitan ekonomi. Melihat banyaknya kenyataan para lulusan PONPES yang mengalami kondisi tersebut diatas, maka Pimpinan RantingMuhammadiyah Desa Godong Kecamatan Gudo Jombang, pada tahun 2009, mendirikanPondok Pesantren “Nurul Falah. Dikelola ustad Mahmud Fauzi, lulusan pondok pesantremGontor dan lulusan perguruan tinggi di Arab Saudi. Pondok Pesantren Nurul Falah ini barumempunyai santri satu angkatan yang berjumlah 10 orang. Untuk kurikulum yang dikembangkandiarahkan pada dua target yaitu menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian bidang agamadan memiliki kemandirian dibidang ekonomi. Dan untuk mencapai target kedua yakni parasantri memiliki ketrampilan dibidang ekonomi dan mempunyai jiwa kewirasusahaan, PondokPensantren telah membangun beberapa fasilitas praktik bisnis seperti, kolam lele, kandang ayamayam kampung dan usaha bisnis jamur.Tujuan dari program ini adalah menciptakan lulusan pondok pesantren yang ahli dibidangagama sekaligus menguasai bidang ekonomi serta membantu pondok pesantren dalammenciptakan sumber-sumber pendanaan baru. Santri telah mendapatkan keterampilan danpengetahuan berwirausaha sebagai modal berharga dalam menerapkan ilmu agama ketikaberada ditengah-tengah masyarakat. Program pendampingan diharapkan dapat dilaksanakansecara berkelanjutan sampai telah terjadi alih teknologi secara mapan.
Ethnobotanical Knowledge of Plant Ingredients Among Sellers of Jamu Ngadirgo Semarang Husain, Fadly; Sary, Dian Puspita; Fajar, Fajar; Iswari, Rini; Wahidah, Baiq Farhatul
KOMUNITAS: International Journal of Indonesian Society and Culture Vol 12, No 2 (2020): September
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/komunitas.v12i2.25440

Abstract

Traditional medicine is a medical resource that can be accessed easily by communities. Utilization of plants as herbal concoction such as jamu is one of the medical resource. There are some variations of plants species utilized in herbal medicine of jamu. Therefore, it is necessary to do a lot of studies on knowledge of jamu types and the variety of plants used in it. The research was conducted in Ngadirgo, Semarang City, where many residents work as jamu seller. By using qualitative research method and applying interview and observation technique, this research examines the ethnobotanical knowledge of jamu as herbal medicine and identifies various of plant species used in the concoction. The findings of this research show that the ethnobotanical knowledge of jamu sellers is generally obtained from older family. There are 17 types of jamu usually produced which can be distinguished as daily jamu and special jamu made by adjusting to customer order. In producing various types of jamu, the sellers use about 50 plants species as ingredients in jamu concoction. They obtain the plants by buying from the local market, and taking from their house yard or garden. This research can contribute in the conservation of community knowledge on herbal jamu and the plants used in it, as a unique identity of Javanese traditional medicine.
Permasalahan Anak-anak Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Kampung Buruh Migran sebagai Akibat Aktivitas Migran Fajar, Fajar; Brata, Nugroho Trisnu
Solidarity: Journal of Education, Society and Culture Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY
Publisher : Solidarity: Journal of Education, Society and Culture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji permasalahan anak yang timbul akibat aktivitas migran. Salah satu persoalan Tenaga Kerja Wanita (TKW) mengenai salah asuh anak yang mendapat perhatian Serikat Buruh Migran Wanita (SBMW) cabang Wonosobo. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan. Analisis data akan disajikan dengan kualitatif model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak anak yang ditinggal ibunya bekerja keluar negeri. Anak yang ditinggal ke luar negeri ada yang berusia di bawah 5 tahun, ada juga anak yang berusia SD hingga remaja. Permasalahan yang muncul dari fenomena tersebut adalah berupa: kesulitan berkomunikasi, minder dan murung, kapiran (tidak diperhatikan), dan hyperaktif. Permasalahan itu muncul pada anak-anak yang usianya dibawah 5 tahun. Permasalahan lainnya yaitu anak remaja hingga dewasa mulai berani memaksa dan mengancam ibunya untuk memenuhi segala permintaannya, sering tidak masuk sekolah bahkan sampai tidak naik kelas dan dropout dari sekolah. kongko-kongko, mabuk, menunjukan sikap malas, tidak mau bekerja karena mengandalkan remiten dari ibunya, bahkan ada pula yang mencuri dan melakukan pergaulan bebas.
Pelatihan Penyusunan Proposal dan Laporan Penelitian Tindakan Kelas Bagi Guru Sosiologi SMA/MA di Kab. Lombok Timur Fajar, Fajar; Kismini, Elly; Iswari, Rini; Astuti, Tri Marhaeni Pudji; Brata, Nugroho Trisnu; Prasetyo, Kuncoro Bayu; Muzakki, Muzakki; Tohri, Ahmad
Jurnal Puruhita Vol 2 No 1 (2020): February 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/puruhita.v2i1.36024

Abstract

Terbitnya Permennegpan RB Nomer 16 Tahun 2019 menegaskan posisi guru untuk dapat memenuhi tuntutan yang melekat pada profesinya. Mau tidak mau guru harus banyak melakukan aktivitas dan membuat karya yang dapat menunjang Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Namun pada praktiknya banyak guru yang telah lama tidak mengajukan kenaikan pangkat. Salah satu alasannya keengganan guru membuat Penelitian Tindakan Kelas (PTK) karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan para guru dalam membuat proposal dan laporan PTK. Permasalahan tersebut kemudian diselesaikan melalui kegiatan pelatihan penyusunan proposal dan laporan PTK. Metode pelaksanaan yang dipakai untuk memecahkan masalah tersebut adalah sosialisasi, pelatihan, dan workshop. Pelatihan ini ditujukan kepada guru sosiologi SMA/MA Kabupaten Lombok Timur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada beberapa guru PNS peserta kegiatan ini merupakan guru senior yang mengaku kesulitan dan kurang paham dalam penyusunan proposal PTK. Ketidak pahaman inilah yang menyebabkan mereka tidak pernah membuat PTK dan mengajukan kenaikan pangkat. Melalui kegiatan ini guru-guru dilatih menyusun outline (sistematika) proposal PTK untuk memudahkan proses penulisan substansi proposal. Setiap bagian dari outline proposal PTK dijelaskan satu persatu dari bagaimana membuat judul, menguraikan latar belakang, menentukan rumusan masalah, menyusun kajian pustaka dan landasan teori, serta menentukan langkah-langkah tindakan dalam setiap siklus. Pada kegiatan ini guru turut serta membuat outline proposal PTK dengan dimbimbing langsung oleh pemateri. Hingga kegiatan ini berakhir peserta kegiatan masih terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Pelatihan penyusunan proposal dan laporan PTK terlaksana berkat dukungan Prodi Pendidikan Sosiologi FISE Univarsitas Hamzanwadi terutama dalam fasilitasi perijinan, undangan peserta sarana prasarana serta tempat kegiatan.
Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan di Universitas Muhammadiyah Malang Adi Sutanto; Wahyu Widodo; Ahmad Yani; Suyatno Suyatno
Jurnal Dedikasi Vol. 7 (2010): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v7i0.481

Abstract

Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah melaksanakan kegiatan tahun II, beberapa kemajuan telah dicapai berkat dukungan dan para alumni yang telah mandiri dalam usaha serta mitra pengusaha. Tujuan utama dibentuknya Inkubator Wirausaha Baru Agribisnis Peternakan dan Perikanan UMM telah mampu mendorong berkembangnya minat dari mahasiswa peternakan dan perikanan serta alumni baru lulus untuk belajar berwirausaha hingga merintis usàha. Hal ini ditunjukkan oleh makin meningkatnya calon peserta inwub dari tahun I sebanyak 5 kelompok usaha menjadi 11 calon peserta inwub pada tahun II dan didanai sebanyak S kelompok usaha.Pelaksanaan inwub tahun II dimulai pada bulan April 2010 dan berakhir bulan Oktober 2010, dengan usaha yang telah diperluas baik bidang peternakan maupun perikanan. Dari 5 kelompok usaha yang ada, 3 kelompok usaha akan melanjutkan kegiatan usahanya dan tetap mendapatkan pendampingan dari inwub UMM baik terkait dengan bimbingan teknis maupun peningkatan sumber daya manusia kelompok usaha serta penyempurnaan dan penguatan kelembagaan kelompok usaha. Rekomendasi keberlanjutan program kegiatan Inwub tahun III sebagai berikut: 1. Meningkatkan SDM kelompok-kelompok usaha wirausaha baru melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan secara berkelanjutan. 2. Calon Wirausaha baru tidak hanya pada mahasiswa tingkat akhir dan alumni baru lulus, tetapi diberi kesempatan yang sama kepada mahasiswa — mahasiswa semester III s/d V, guna memberikan pengalaman usaha secara dini. 3. Inwub memperluas bidang usaha guna memberikan kesempatan kepada semua mabasiswa UMM yang memiliki minat yang baru untuk merintis usaha.
Co-Authors Agustini, Sulisttyo Mulyo Ahmad Ahmad Ahmad Tohri Ahmad Yani ahmad yani Akbar, Arif Ali Ikhwan Ali Saifudin Anas Tain Angelica, Putri Baarimah, Abdullah O. Bahtiar, Jesslyn Baiq Farhatul Wahidah Ce Siong, Chen Chuzaimah Chuzaimah, Chuzaimah D. Putra, Teguh Didit Haryadi Drs. Abullah Masmuh, MSi., Drs. Abullah Dwi Okta Indriani Dyah Roeswitawati Elly Kismini Elviya, Faiza Endang Lastinawati, Endang Esther Irawati Setiawan Fadly Husain Fanny Widadie Febri Arif Cahyo Wibowo FIRMANSYAH, VERA Fulgentius Danardana Murwani Gunawan Tanuwidjaja Gunawan, Dyah Ayu Permatasari Hari K. Lasmono Hawayanti, Erni I Ketut Eddy Purnama Ida Hamidah Ide Bagus Siaputra Idealistuti, Idealistuti Imam Munandar, Muhammad Iman, Takbil Imanuel Hitipeuw Imbang Dwi Rahayu Iswahyudi Iswahyudi Jabal Tarik Ibrahim Jannah, Shaqina Rahmiatul Khan, Arsalaan Khan, Muhammad Imran Khan, Nasir Khan, Rawid Kristian, Yosi Kuncoro Bayu Prasetyo Lina Aryati Listiari Hendraningsih Maesy, Maesy Mandala Putra, M. Fadhil Mariamah, Mariamah Mauridhi Hery Purnomo Mirna Zena Tuarita MP Editor, Ir. Abdul Malik, MP Muchsiri, Muchtaruddin Muhammad Muhammad Natalya, Lina Noor Harini Nugraheni, Nina Nugroho Trisnu Brata Nurfikrillah Suriansyah, M. Sultan Nurwijayanti Prof. Dr. Ir. Wahyu Widodo, MP., Prof. Dr. Ir. Wahyu Puspita, Diah Eka Rahmatullah, Sarif Ramu, Madhusudhan Bangalore Ridwan, Muh. Rais Rini Iswari Roro Kesumaningwati Rusdiana, Nur Devi Arum Sahara, Harum Salsabiila, Annisa Sary, Dian Puspita Sebayang, Nico Siaputra, Ide Bagis Siti Aslimah Soheh, Moh Sutanto, Willi Suwito Suwito Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Tobias, Antonius Archie Tri Marhaeni Pudji Astuti Triawan, Farid Tricahyadi, Anggi Ursia, Nela Regar Usman, Bilal Victoria Kristina Ananingsih Wahab, Mohamed Mubarak Abdul Wahid Muhammad Shodiq Wahyu Widodo Wahyu Widodo Wahyu Widodo, Wahyu Widodo,, Wahyu Wahyudin Wahyudin Warkoyo . Widyasti, Rima Widyotriatmo, Augie Wirawan, Yohanes Richo YANTO YANTO Yetti, Musafri Yih-Jing Huang, Ellen Yuanita, Maulina Yulianto Hadi Zainudin Zainudin Zaman, Lukman