Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sekolah berasrama (boarding school) di tingkat SMP Unismuh Makassar, dengan fokus pada strategi pelatihan karakter peserta didik, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, serta hubungan antara sekolah dan orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan di pondok pesantren dilakukan secara terpadu melalui kegiatan akademik dan nonakademik yang berorientasi pada pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, dan religius. SMP Unismuh Makassar menerapkan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum Kemuhammadiyahan. Salah satu program unggulan sekolah ini adalah Program Tahfidz yang fokus pada hafalan AL-Qur'an. Selain Tahfidz, sekolah juga memiliki sejumlah program kegiatan unggulan bagi seluruh siswa yang dilaksanakan secara berjenjang sesuai tingkatan kelas. Salah satu hal menarik dalam proses akademik di sekolah ini adalah sistem evaluasinya, yang berbeda dari sekolah pada umumnya karena menggunakan presentasi hasil belajar sebagai bentuk penilaian akhir. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler juga berperan penting dalam mengembangkan minat, bakat, serta keterampilan sosial siswa. Sekolah memiliki 3 ekstrakurikuler yang bersifat wajib, wajib pilih, dan peminatan. Sementara itu, hubungan sekolah dengan orang tua dijalin melalui komunikasi rutin dan program kolaboratif untuk mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Dengan demikian, pengelolaan pondok pesantren yang efektif memerlukan sinergi antara pembinaan karakter, kegiatan siswa, dan kemitraan dengan orang tua.
Copyrights © 2026