Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika melalui pendekatan meta-analisis. Data dikumpulkan secara sistematis dari 100 artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2025 melalui database Publish or Perish, Google Scholar, dan Mendeley. Setelah melalui proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan kualitas metodologis, terpilih 18 artikel yang dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar model pembelajaran inovatif seperti Problem Based Learning (PBL), Guided Discovery Learning, Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), serta pendekatan berbasis media digital dan kontekstual memberikan dampak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Nilai effect size yang diperoleh mayoritas studi termasuk kategori besar (g > 0,80), menunjukkan efektivitas nyata dari model-model pembelajaran tersebut. Temuan ini merekomendasikan pentingnya penerapan strategi pembelajaran aktif, kontekstual, dan partisipatif untuk mendukung penguatan kemampuan berpikir kritis di berbagai jenjang pendidikan.
Copyrights © 2025