Pemilihan kosmetik yang tidak memperhatikan aspek keamanan dan kehalalan masih menjadi permasalahan di masyarakat. Masyarakat Desa Baturono, khususnya ibu-ibu yasinan, menunjukkan tingkat pengetahuan yang masih rendah terkait pemilihan kosmetik halal dan aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui edukasi mengenai kosmetik halal dan aman. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan desain pre-test dan post-test terhadap 50 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, ditunjukkan dengan peningkatan skor pengetahuan dari kisaran 30–55% pada pre-test menjadi 90–100% pada post-test. Kegiatan edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai pemilihan kosmetik halal dan aman.
Copyrights © 2026