Pelayanan publik yang efektif merupakan indikator penting tata kelola pemerintahan yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat internasional ini bertujuan mengidentifikasi praktik terbaik sistem pengawasan lalu lintas di Singapura yang dapat dijadikan model modernisasi manajemen lalu lintas Indonesia, khususnya sebagai bahan rekomendasi bagi instansi terkait di Indonesia. Kegiatan dilaksanakan pada 14–21 Januari 2025 di Singapura dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan Singapura menerapkan sistem pengawasan lalu lintas berbasis Intelligent Transport System (ITS), Electronic Road Pricing (ERP), dan CCTV berbasis AI yang mampu mendeteksi pelanggaran secara otomatis dan real-time. Sistem ini didukung penegakan hukum konsisten dan partisipasi aktif masyarakat melalui aplikasi digital. Sebaliknya, Indonesia masih menghadapi tantangan keterbatasan teknologi, inkonsistensi penegakan hukum, dan rendahnya integrasi antarinstansi. Kegiatan ini juga berdampak positif terhadap peningkatan wawasan mahasiswa Pascasarjana Administrasi Publik dalam memahami kebijakan publik internasional serta mendukung implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.
Copyrights © 2026