Penelitian ini membahas desain dan implementasi inverter satu fasa berbasis mikrokontroler Arduino dengan teknik modulasi gelombang persegi. Sistem inverter dirancang untuk mengonversi sumber tegangan DC menjadi tegangan AC satu fasa dengan frekuensi 50 Hz. Arduino digunakan sebagai pembangkit sinyal kendali, sedangkan IC IR2110 berfungsi sebagai driver untuk menghubungkan sinyal logika mikro kontroler dengan piranti switching MOSFET pada rangkaian inverter. Untuk meningkatkan kualitas tegangan keluaran, diterapkan rangkaian filter kapasitor pada sisi sekunder transformator guna mereduksi komponen harmonisa yang dihasilkan oleh modulasi gelombang persegi. Pengujian dilakukan dengan variasi beban resistif berupa lampu pijar 15 W, 25 W, dan 40 W untuk mengevaluasi kestabilan tegangan dan bentuk gelombang keluaran inverter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa setelah pemasangan kapasitor filter, bentuk gelombang keluaran inverter mendekati sinusoidal dengan tingkat distorsi yang lebih rendah. Tegangan keluaran terukur tanpa beban sebesar 219,8 V dengan frekuensi 50 Hz, sesuai dengan standar system listrik AC. Meskipun terjadi penurunan tegangan saat beban 40W 3,1% seiring peningkatan beban, inverter tetap mampu mempertahankan kinerja yang stabil tanpa distorsi gelombang yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inverter satu fasa berbasis Arduino dengan modulasi gelombang persegi dan penambahan filter kapasitor dapat digunakan secara efektif untuk aplikasi daya rendah.
Copyrights © 2025