Remaja merupakan kelompok rentan terhadap permasalahan kesehatan reproduksi, termasuk kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular seksual akibat keterbatasan pengetahuan dan akses informasi yang tepat, sehingga diperlukan peran tenaga kebidanan sebagai pendidik kesehatan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi sebagai upaya menurunkan risiko kehamilan tidak diinginkan dan infeksi menular seksual. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 5 Kota Kupang dengan melibatkan 73 siswa/siswi kelas XII berusia 16–17 tahun menggunakan metode ceramah interaktif dan tanya jawab, dengan pengumpulan data melalui observasi serta pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa/siswi mengenai kesehatan reproduksi, pencegahan kehamilan tidak diinginkan, dan IMS, serta meningkatnya partisipasi aktif peserta selama proses edukasi. Edukasi kesehatan reproduksi oleh tenaga kebidanan terbukti efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam mendukung peningkatan pemahaman dan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah
Copyrights © 2026