Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan perkembangan neurologis yang memengaruhi berbagai aspek perkembangan, termasuk bahasa ekspresif, sehingga anak mengalami hambatan dalam komunikasi verbal. Metode extensions adalah strategi intervensi bahasa yang bertujuan mengembangkan keterampilan berbahasa melalui perluasan ujaran anak secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode extensions terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak ASD. Studi menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan One-Group Pretest-Posttest pada anak ASD usia 7-10 tahun. Kemampuan bahasa ekspresif diukur menggunakan Tes Kosakata Verbal Ekspresif (TKVE). Intervensi diberikan secara terstruktur selama delapan sesi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan bahasa ekspresif setelah intervensi. Temuan ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan strategi intervensi bahasa bagi anak ASD dan menegaskan bahwa metode extensions berpotensi menjadi pendekatan efektif dalam meningkatkan bahasa ekspresif pada konteks pendidikan khusus.
Copyrights © 2026