Keterlambatan dan ketidakteraturan pola makan merupakan kebiasaan yang sering terjadi, khususnya di kalangan mahasiswa, dan dapat berdampak pada kesehatan sistem pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak keterlambatan serta ketidakteraturan pola makan terhadap kesehatan lambung berdasarkan kajian Ilmu Pengetahuan Alam dan perspektif Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan wawancara terhadap responden yang mengalami gangguan lambung. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur menyebabkan peningkatan produksi asam lambung tanpa adanya asupan makanan, sehingga memicu gangguan seperti nyeri ulu hati, mual, dan gastritis. Dari perspektif Islam, menjaga keteraturan dan keseimbangan dalam makan merupakan bagian dari perintah agama untuk menjaga kesehatan tubuh, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur'an. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa keteraturan pola makan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan lambung dan sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan prinsip moderasi dan tanggung jawab terhadap kesehatan jasmani.
Copyrights © 2026