Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Keterlambatan dan Ketidakteraturan Pola Makan serta Dampaknya terhadap Kesehatan lambung: Kajian Ilmu Pengetahuan Alam dan Perspektif Islam Ujung, Dinda Rahmawati; Putri, Gita Sonya; Loviani, Nasia; Lubis, Riska Fadilah; Aulia, Amanda; Maharani, Firda Siti; Siregar, Umar Mukhtar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36955

Abstract

Keterlambatan dan ketidakteraturan pola makan merupakan kebiasaan yang sering terjadi, khususnya di kalangan mahasiswa, dan dapat berdampak pada kesehatan sistem pencernaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak keterlambatan serta ketidakteraturan pola makan terhadap kesehatan lambung berdasarkan kajian Ilmu Pengetahuan Alam dan perspektif Islam. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan wawancara terhadap responden yang mengalami gangguan lambung. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola makan yang tidak teratur menyebabkan peningkatan produksi asam lambung tanpa adanya asupan makanan, sehingga memicu gangguan seperti nyeri ulu hati, mual, dan gastritis. Dari perspektif Islam, menjaga keteraturan dan keseimbangan dalam makan merupakan bagian dari perintah agama untuk menjaga kesehatan tubuh, sebagaimana tercantum dalam Al-Qur'an. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa keteraturan pola makan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan lambung dan sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan prinsip moderasi dan tanggung jawab terhadap kesehatan jasmani.
Analisis Konsep Mīzān dalam Al-Qur’an sebagai Landasan Keseimbangan Ekosistem: Studi di Desa Kenangan RW 01, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Wulandari, Trimutia; Cahya, Dira Rahma; Arayan, Miftah; Lingga, Yulfar K.; Putri, Zahara Olivia; Amalianur, Mutia; Siregar, Umar Mukhtar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep mīzān dalam Al-Qur’an sebagai landasan teologis keseimbangan ekosistem serta mengkaji relevansinya terhadap kondisi lingkungan masyarakat di Desa Kenangan RW 01, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Konsep mīzān dalam QS. Ar-Rahman ayat 7–9 menegaskan prinsip keseimbangan sebagai hukum dasar penciptaan alam yang harus dijaga oleh manusia sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara terhadap masyarakat setempat untuk mengidentifikasi kondisi kebersihan, sistem pengelolaan sampah, drainase, partisipasi sosial, serta kesadaran religius dalam menjaga lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan berada pada kategori cukup, namun belum sepenuhnya seimbang. Masih ditemukan permasalahan seperti sampah berserakan, drainase tersumbat, genangan air, serta rendahnya partisipasi kerja bakti masyarakat. Meskipun nilai agama dipahami sebagai motivasi menjaga kebersihan, implementasinya dalam tindakan kolektif belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep mīzān memiliki relevansi kuat dalam menjelaskan kondisi keseimbangan ekosistem masyarakat, di mana ketidakseimbangan ekologis terjadi akibat belum konsistennya penerapan nilai keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari. Integrasi antara nilai teologis dan aksi sosial menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Keunikan Sidik Jari Manusia dalam Perspektif Al-Qur’an : Studi Literatur Integratif Antara Tafsir dan Biologi Forensik Siregar, Umar Mukhtar; Lingga, Nur Anelia; Harahap, Dwi Muliani; Sakila, Anna; Nasution, Dhea Ananda; Rizky, Sri Muthi’ah; Fadhli, Muhammad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36999

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji keunikan sidik jari manusia dalam perspektif Al-Qur’an melalui studi literatur yang mengintegrasikan tafsir dan biologi forensik. Fokus utama adalah penafsiran lafaz banānah dalam QS. al-Qiyāmah [75]: 4 serta keterkaitannya dengan QS. Yāsīn [36]: 65 dan QS. al-Anfāl [8]: 12. Data diperoleh dari kitab tafsir klasik dan kontemporer serta jurnal ilmiah tentang sidik jari. Hasil kajian menunjukkan bahwa banānah secara bahasa berarti ujung jari, yang dalam tafsir ilmiah dikaitkan dengan sidik jari sebagai identitas biologis unik dan permanen. Sains modern membuktikan bahwa pola sidik jari terbentuk sejak masa embrio dan tidak berubah sepanjang hidup. Integrasi ini menunjukkan keselarasan antara isyarat Al-Qur’an dan temuan ilmiah, serta menegaskan relevansi pendekatan interdisipliner dalam pengembangan kajian agama dan sains.
Analisis Tingkat Literasi Keagamaan tentang Penciptaan Manusia dalam Surah Al-Mu’minun (23:12–14) Nurhidayah, Nurhidayah; Sarumpaet, Nurmeli; Ifanka, Afrilia Tria; Aulya, Khory Aqilah; Saputri, Irma; Thahirah, Athiyah; Siregar, Umar Mukhtar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37075

Abstract

Literasi keagamaan merupakan salah satu keterampilan penting dalam membentuk pemahaman yang menyatukan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan, khususnya dalam mempelajari konsep penciptaan manusia yang terdapat dalam Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejauh mana pengetahuan siswa tentang proses penciptaan manusia, sebagaimana dijelaskan dalam Surah Al-Mu'minun ayat 12 sampai 14, dengan menggunakan pendekatan Ilmu Pengetahuan Alam dan perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara dengan responden untuk memahami makna dan isi ayat tersebut. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman keagamaan siswa bervariasi, terutama dalam menjelaskan penjelasan teks ayat tersebut dengan konsep ilmiah tentang tahapan pertumbuhan embrio manusia. Beberapa responden mampu menghubungkan isi ayat tersebut dengan proses embriologis secara konseptual, sementara yang lain masih memahaminya secara normatif tanpa penjelasan ilmiah yang mendalam. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman keagamaan memainkan peran penting dalam membentuk pemahaman yang luas dan komprehensif tentang hubungan antara ilmu pengetahuan dan agama. Dengan demikian, peningkatan pemahaman agama diharapkan dapat membantu membentuk cara berpikir yang lebih menyatukan dalam memahami hakikat penciptaan manusia.
Puasa dalam Perspektif Biologi: Adaptasi Metabolisme Tubuh dan Hikmah Kesehatan dalam Islam Maharani, Khairika; Putri, Anzila Amanda; Kusbama, Siti Annisa; Ardiansyah, Dispan; Sari, Sarah Anjania; Ananda, Yona Tri; Siregar, Umar Mukhtar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37153

Abstract

Puasa Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah spiritual, tetapi juga memiliki implikasi terhadap kesehatan tubuh dan kondisi psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puasa dalam perspektif biologi, khususnya terkait adaptasi metabolisme serta dampaknya terhadap kesehatan fisik, pencernaan, konsentrasi belajar, dan regulasi emosi. Penelitian dilakukan melalui studi literatur yang didukung survei angket kepada 30 siswa sekolah menengah atas. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan distribusi jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasakan tubuh mampu beradaptasi, pencernaan menjadi lebih nyaman, serta emosi lebih terkontrol selama puasa, meskipun konsentrasi belajar menunjukkan variasi pengalaman. Dengan demikian, puasa tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan manfaat biologis yang nyata bagi kesehatan tubuh dan kesejahteraan psikologis.
Persepsi dan Motivasi Mahasiswa dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan: Integrasi Nilai Islam dan Perspektif Sains Mawaddah, Sari; Ramadhani, Zaskia; Marito, Pinta; Nasution, Faizah Afifah; Siregar, Umar Mukhtar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37264

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan motivasi mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui integrasi nilai-nilai Islam dan perspektif sains. Masalah utama yang diangkat adalah adanya perilaku kurang peduli terhadap kebersihan di lingkungan kampus dan kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan praktik nyata sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa Universitas Negeri Medan serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami kebersihan sebagai bagian integral dari iman (thaharah) dalam Islam dan sebagai upaya preventif kesehatan dalam sains untuk mencegah penyakit. Faktor yang memengaruhi kesadaran mahasiswa meliputi latar belakang pendidikan, nilai religius, serta ketersediaan fasilitas sanitasi di kampus. Temuan ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pihak kampus dalam mengembangkan program edukasi karakter berbasis integrasi agama dan sains guna mewujudkan budaya hidup bersih yang berkelanjutan.
Discourse on Religious Moderation in the North Sumatra Baznas Media: Critical Linguistic Analysis Based on the Principles of Maqāṣid al-Sharī'ah Siregar, Umar Mukhtar
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 8 No. 1 (2026): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v8i1.8352

Abstract

This study analyzes the discourse of religious moderation constructed in the digital media language of the National Zakat Agency (BAZNAS) of North Sumatra Province, as reflected on its official platform at sumut.baznas.go.id. Using a Critical Discourse Analysis (CDA) approach, this study examines the official posts of BAZNAS North Sumatra for the 2025–2026 period. The evaluative framework of Maqāṣid al-Sharī'ah—which includes safeguarding religion (ḥifẓ al-dīn), soul (ḥifẓ al-nafs), intellect (ḥifẓ al-'aql), descendants (ḥifẓ al-nasl), and wealth (ḥifẓ al-māl) is used integratively to evaluate the welfare orientation of the discourse practices found. The analysis reveals six main linguistic mechanisms that shape the architecture of BAZNAS North Sumatra's moderation discourse: (1) the naturalization of ideology through the three-element slogan "Safe Syar'i, Safe Regulation, and Safe NKRI"; (2) the reframing of the meaning of zakat from ritual worship to a socio-economic policy instrument; (3) dual intertextuality that presents the authority of sacred texts and state regulations simultaneously; (4) the formation of a moderate identity through contextual associations with state counter-terrorism institutions and the construction of an implicit enemy; (5) a structured gradation of modalities—high deontic for norms, low epistemic for claims of results—as a reflection of a firm yet humble ideological position. The maqāṣid reading of these five mechanisms shows that BAZNAS North Sumatra's digital discourse simultaneously realizes all five maqāṣid dimensions and mutually supports them, with ḥifẓ al-dīn and ḥifẓ al-nafs as the most dominant dimensions.