Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya antusiasme dan hasil belajar siswa dalam keterampilan mendengarkan, serta kurangnya penggunaan media yang beragam dalam pengajaran dan pengujian. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan media Wordwall untuk menguji keterampilan mendengarkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental, yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang terdiri dari 24 siswa yang menerima perlakuan menggunakan Wordwall, dan kelompok kontrol yang terdiri dari 25 siswa yang menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui pretest yang dilakukan sebelum perlakuan dan posttest yang dilakukan setelah perlakuan. Penelitian ini menganalisis hasil tes secara statistik untuk menentukan efektivitas penggunaan Wordwall dalam menilai keterampilan mendengarkan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi (Sig. = 0,000 < 0,05), yang menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Uji Mann–Whitney menunjukkan nilai (z = -4,923) dengan (Sig. = 0,000 < 0,05), yang mengindikasikan perbedaan signifikan secara statistik antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan kelompok eksperimen mencapai hasil yang lebih tinggi. Uji N-Gain (0,3100) termasuk dalam interpretasi efektivitas sedang, yang dianggap cukup efektif.
Copyrights © 2026