Game online menarik banyak orang, terutama siswa. Karena remaja cenderung lebih mudah terlibat dalam percobaan hal-hal baru, siswa yang terlalu banyak bermain game online cenderung mengalami kecanduan bermain game, tidak memiliki prioritas, malas belajar, mengabaikan lingkungan sekitar, kehilangan kontrol diri, dan kesulitan mengatur waktu. Remaja tertarik pada game online yang disajikan melalui media online, dan mereka mencoba bermain game tersebut. Namun, remaja saat ini tidak dapat mengendalikan diri, yang menyebabkan kecanduan dan efek negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kontrol diri dengan kecanduan game online pada siswa di SMP Negeri 2 Medan. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan populasinya adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Medan berjumlah 317 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling yang berjumlah 63 siswa. Penelitian ini menggunakan uji korelasi. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kontrol diri dengan kecanduan game online memiliki hubungan nilai signifikasi adalah 0,01 sehingga dapat dinyatakan bahwa pada sig < 0,05 bahwa kontrol diri dengan kecanduan game online memiliki hubungan negatif dengan nilai korelasi sebesar – 0,718. Maka antara kontrol diri dengan kecanduan game online memiliki hubungan yang kuat. Hal ini menunjukkan bahwa adanya bahwa terdapat hubungan kontrol diri dengan kecanduan game online pada siswa di SMP Negeri 2 Medan
Copyrights © 2025