Kata-kata "Maaf," "Tolong," "Terima Kasih," dan "Permisi," yang sering disebut sebagai "kata ajaib," memiliki peran penting dalam membangun karakter dan etika sosial anak usia dini (Anriani, 2024). Artikel ini mengeksplorasi implementasi dan dampak penggunaan kata ajaib di lingkungan pendidikan dan keluarga. Berdasarkan observasi di sekolah RA raudatussolihin medan johor penerapan konsisten kata-kata ini meningkatkan rasa hormat, empati, dan kemampuan komunikasi yang sopan. Peran keluarga sangat penting dalam membiasakan penggunaan kata ajaib di rumah, dengan konsistensi dan dukungan sebagai faktor utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi "empat kata ajaib" maaf, tolong, terima kasih, dan permisi dalam pembentukan karakter anak usia dini. Metode pengabdian masyarakat ini digunakan untuk menggali interaksi antara guru, dan siswa serta dampak penggunaan kata-kata ini dalam aktivitas sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kata-kata ini mendukung pembentukan karakter positif anak dan menginternalisasi nilai-nilai moral yang kuat. Penggunaan konsisten dari empat kata ini dapat meningkatkan etika sosial dan perilaku sopan santun pada anak. Pendekatan melalui lagu "4 kata ajaib" terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif, karena anak-anak lebih mudah menerima dan mengingat melalui nyanyian. Selain itu, pembiasaan penggunaan kata-kata tersebut dalam interaksi sehari-hari di sekolah membantu anak memahami pentingnya etika dalam berkomunikasi. Dengan demikian, implementasi empat kata ajaib merupakan strategi efektif dalam pendidikan karakter anak sejak usia dini. Metode pengabdian masyarakat digunakan untuk menggali interaksi antara guru, dan siswa serta dampak penggunaan kata-kata ini dalam aktivitas sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kata-kata ini mendukung pembentukan karakter positif anak dan menginternalisasi nilai-nilai moral yang kuat.
Copyrights © 2024