Penelitian ini bertujuan untuk memberikan suatu informasi dan pengetahuan tentang sejarah desa Jimbaran dan Pura Ulunswi. Cerita ini memiliki pesan moral yang berguna bagi masyarakat baik itu anak – anak maupun orang dewasa di wilayah desa Jimbaran pada khususnya dan Bali pada umumnya. Didalam menganalisis artikel ini menggunakan teori mukti trilila, Asta Sara Widya Lango dan panca sastra kawia secara selektif. mukti trilila membahas tentang arsaning pengarsa (Minat Penggemar), Asta Sara Widya Lango Meliputi Sara Suksma (Intisari) dan pada panca sastra kawia membahas tentang murda kata (tema / judul), Mula Carita (Permulaan Cerita), Reka Kanda (Alur), Jatma Murti (Penokohan) dan Widya Laya (Setting). Didalam arsaning pengarsa terdapat minat penggemar yang menjadi sasaran dalam pembuatan film ini, Sara Suksma meliputi intisari nilai yang terkandung di dalam film i, murda kata membahas tentang pemilihan tema atau judul didalam film, mula carita merupakan permulaan cerita yang menjadi dasar dalam pembuatan filmi, reka kanda membahas mengenai alur yang terdapat didalam film, jatma murti meliputi tokoh atau penokohan didalam filmi, dan widya laya meliputi setting pada film.
Copyrights © 2025