Peneltian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis etnomatematika Melayu di sekolah dasar terutama pada materi bangun datar. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadopsi model pengembangan 4D (Define, Design, Development, Dissemination) yang dikemukakan oleh Thiagarajan pada tahun 1974. Penelitian dan pengembangan melibatkan ahli media, ahli materi dan ahli bahasa sebagai validator ahli terhadap media yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket validitas dan praktikalitas. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menghitung rata rata persentase skor yang dapat dilihat dari aspek tampilan, aspek materi, aspek bahasa dan praktikalitas respon guru dan siswa. Hasil yang diperoleh dari uji validitas media pembbelajaran interaktif materi bangun datar mendapatkan kategori sangat valid dengan skor persentase 91,37%. Pengembangan media pembelajaran interaktif dikatakan sangat valid karena telah memenuhi kriteria penilaian yang dilihat dari aspek tampilan media, materi dan bahasa. Sedangkan hasil yang diperoleh dari uji praktikalitas respon guru dan siswa menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif materi bangun datar sangat praktis dengan skor persentase 96,52%. Hal ini menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif praktis digunakan oleh guru dan siswa dalam pembelajaran. Dari hasil validitas dan praktikalitas dapat di simpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis articulate storyline etnomatematika Melayu pada materi bangun datar untuk siswa kelas IV sekolah dasar dinyatakan valid dan praktis. Penelitian ini diharapkan dapat membantu pendidik dalam menggunakan media pembelajaran di sekolah dasar khususnya pembelajaran matematika dengan materi bangun datar, dan dapat menjadi referensi bagi peneliti lain dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif di sekolah dasar.
Copyrights © 2025