Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan memahami isi bacaan pada mata pelajaran bahasa Indonesia pada peserta didik kelas V di SDN 18 Kampung Durian Kota Padang. Model pembelajaran CIRC dipilih karena mengintegrasikan kegiatan membaca dan menulis secara kooperatif, yang diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap bacaan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 18 Kampung Durian Kota Padang, yang berjumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan meliputi tes membaca pemahaman, lembar observasi modul ajar, aktivitas peserta didik dan guru. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca pemahaman dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran. Hasil penelitian pada siklus I meraih rertata 71,50 selanjutnya hasil penilaian meningkat pada siklus II yaitu 83,50 yang menunjukkan bahwa penerapan model CIRC mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik. Aktivitas belajar mengalami peningkatan yang ditunjukkan oleh hasil pengamatan aktivitas peserta didik pada siklus I meraih rerata 84,42 dengan kualifikasi baik (B). Selanjutnya hasil penilaian meningkat pada siklus II yaitu 92,85 dengan kualifikasi sangat baik (A). Hasil pengamatan pada aktivitas guru siklus I meraih rerata 85,71 dengan kualifikasi baik (B), kemudian mengalami peningkatan pada siklus II meraih nilai 100 dengan kualifikasi sangat baik (A). Dengan demikian, model CIRC efektif digunakan sebagai salah satu strategi pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik di sekolah dasar.
Copyrights © 2025