Pembelajaran konsep gerhana matahari di sekolah dasar masih menghadapi tantangan karena miskonsepsi siswa yang disebabkan oleh sifat materi yang abstrak dan kurangnya media visual. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media simulasi sederhana dalam pembelajaran IPA dan untuk menguji efektivitasnya terhadap pemahaman konseptual dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan desain metode campuran dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, telaah pustaka, dan penilaian kinerja siswa menggunakan lembar kerja siswa (LKPD). Media pembelajaran yang terdiri dari alat simulasi yang mewakili posisi Matahari, Bulan, dan Bumi, dikembangkan dan diimplementasikan pada siswa kelas enam di SD Negeri 136 Pekanbaru. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam aspek kognitif (skor rata-rata 88–91), afektif (80–100), dan psikomotor (90–100). Siswa juga menunjukkan peningkatan keterlibatan, rasa ingin tahu, dan kemampuan untuk mengekspresikan pemahaman ilmiah secara mandiri. Dengan demikian, penggunaan media simulasi berbasis PBL terbukti efektif dan layak digunakan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kualitas pemahaman dan keterampilan ilmiah siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2025