Penelitian ini dilaksanakan dengan latar belakang yaitu rendahnya aktivitas guru, siswa, keterampilan berpikir kritis, kerja sama dan hasil belajar siswa yang disebabkan oleh siswa kurang memahami pembelajaran yang diajarka, pembelajaran yang tidak berfokus pada sisiwa, penggunaan metode yang itu-itu saja, dan tidak menggunakan model pembelajaran. Solusi untuk mengatasi permasalhan tersebut dengan menggunakan model PROTAMA yaitu kombinasi dari model Problem Based Learning, Talking Stick dan Make A Match. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perubahan yang terjadi pada aktivitas guru dan siswa, keterampilan berpikir kritis dan kerja sama serta hasil belajar siswa. Subjek penelitian yaitu siswa kelas V di SDN kuin Utara 07 tahun ajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK). Pendekataan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa pelaksanaan aktivitas guru yang dilakukan berhasil mendapatkan skor 40 atau kriteria "Sangat Baik". Aktivitas siswa secara klasikal berhasil mencapai 100% atau kriteria "Sangat Aktif". Keterampilan berpikir kritis secara klasikal berhasil mencapai 96% atau kriteria "Sangat Terampil". Keterampilan Kerja Sama secara klasikal berhasil mencapai 96% atau kriteria "Sangat Terampil". Hasil belajar siswa mencapai 100%. Dapat disimpulkan dari hasil temuan bahwa dengan model PROTAMA dapat memenuhi kriteria yang sudah ditetapkan.
Copyrights © 2025