Kajian ini berangkat dari fenomena hadirnya destinasi gastronomi di kawasan Bukittinggi yang secara implisit maupun eksplisit membawa konsekuensi terhadap transformasi kondisi ekonomi warga setempat. Pergeseran dalam lanskap ekonomi ini, baik yang dirasakan secara nyata maupun yang berlangsung secara laten, dapat dimunculkan oleh pelbagai determinan, seperti inovasi baru, dorongan internal untuk berkembang, serta pengaruh dari lingkungan eksternal. Keberadaan wisata kuliner di wilayah ini dipandang sebagai salah satu unsur signifikan yang memberi kontribusi terhadap dinamika ekonomi masyarakat lokal. Tujuan utama dari studi ini adalah untuk mengeksplorasi sejauh mana dampak serta kontribusi dari keberadaan Pasar Kuliner Stasiun Kota Bukittinggi terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi warga di sekitarnya. Pendekatan yang digunakan dalam penyusunan riset ini ialah metode kualitatif deskriptif. Proses perolehan data dilaksanakan melalui wawancara mendalam. Penelitian ini dikategorikan sebagai studi lapangan, yakni riset yang langsung dilakukan di lokasi kejadian guna memperoleh informasi faktual dari sumber primer. Masyarakat lokal dapat memperoleh pendapatan tambahan melalui usaha kecil dan menengah (UMKM) seperti penjualan makanan dan minuman. Tingkat perekonomian masyarakat pelaku usaha di sekitar Stasiun Lambuang telah mendapatkan tambahan penghasilan dari hasil berjualan, sehingga secara signifikan dapat meningkatkan perekonomian masyarakatnya. Pengembangan objek wisata Kuliner Stasiun Lambuang menciptakan peluang kerja, seperti UMKM yang dikelola oleh masyarakat lokal itu sendiri, dan dapat berdirinya usaha-usaha disekitar objek wisata Kuliner Stasiun Lambuang.
Copyrights © 2025