Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca pemahaman peserta didik kelas IV SD Negeri 01 Mungo Kabupaten Lima Puluh Kota, yang ditunjukkan dengan kesulitan memahami isi teks, menangkap informasi penting, dan menyimpulkan bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman melalui penerapan model Discovery Learning. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah guru dan 23 peserta didik kelas IV. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan non-tes berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi, soal evaluasi, dan pedoman wawancara. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan hasil antar siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada beberapa aspek: rata-rata nilai modul ajar meningkat dari 87,5% (B) pada siklus I menjadi 95,83% (A) pada siklus II; pelaksanaan pembelajaran oleh guru meningkat dari 89,28% (B) menjadi 98,42% (SB); partisipasi peserta didik meningkat dari 89,28% (B) menjadi 96,42% (SB); serta nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman meningkat dari 80,2 (B) menjadi 88,63 (B). Dengan demikian, penerapan model Discovery Learning terbukti dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman peserta didik secara signifikan.
Copyrights © 2025