Penelitian ini mengkaji pengelolaan kelas di sekolah dasar dengan jumlah peserta didik yang tinggi, serta implikasinya terhadap mutu proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, dilaksanakan di SD Negeri Mekargalih (rasio guru–peserta didik 1:28) dan SD Negeri Sumbersari (rasio 1:45) di Kabupaten Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan guru, bertujuan mengidentifikasi strategi manajemen kelas, hambatan yang dihadapi, serta alternatif solusi yang diimplementasikan. Hasil temuan mengindikasikan bahwa tingginya rasio peserta didik berdampak pada menurunnya intensitas interaksi, keterbatasan pemantauan individual, serta meningkatnya beban pengendalian kelas. Strategi efektif yang teridentifikasi mencakup penataan ruang fleksibel (model U-shape atau cluster), pembentukan kelompok belajar heterogen, penerapan peer tutoring, penegakan aturan kelas berbasis kesepakatan, serta rekomendasi penambahan tenaga pendidik pendamping. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan manajemen kelas yang adaptif, partisipatif, dan berlandaskan nilai-nilai humanistik, disertai dukungan kebijakan yang memadai agar pembelajaran tetap efektif, inklusif, dan bermakna bagi seluruh peserta didik.
Copyrights © 2025