Melalui penggunaan model BERANI, yang menggabungkan metode Pembelajaran Berbasis Masalah, Turnamen Permainan Tim, dan Melempar Bola Salju, penelitian tindakan kelas ini berupaya untuk meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, dan hasil belajar matematika. Sembilan belas siswa kelas lima berpartisipasi dalam penelitian tiga siklus di SDN Berangas 2, Barito Kuala. Setiap siklus mematuhi fase-fase model Kemmis dan McTaggart yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penilaian tertulis, dokumentasi, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian menjadi sasaran analisis kuantitatif dan kualitatif. Temuan-temuan tersebut menunjukkan peningkatan yang stabil dalam setiap metrik. Skor rata-rata untuk aktivitas siswa meningkat dari 2,30 pada Siklus I menjadi 3,54 pada Siklus III. Kemampuan berpikir kritis siswa meningkat dari 2,18 menjadi 3,45, dan pada siklus ketiga, 89% dari mereka telah menguasai tujuan pembelajaran, naik dari 47% pada siklus pertama. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa paradigma BERANI dapat berhasil meningkatkan prestasi akademik, pemikiran kritis, dan keterlibatan aktif anak-anak sekolah dasar dalam pengajaran matematika.
Copyrights © 2025