Penelitian ini bertujuan mengembangkan keterampilan siswa dalam menyelesaikan masalah matematika melalui penerapan Experiential Learning yang dikombinasikan dengan model Problem Based Learning . Penelitian ini melibatkan 26 siswa kelas IV, penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten dalam kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada setiap siklus. Pada pra-siklus, hanya 30,8% siswa yang mencapai ketuntasan, meningkat menjadi 42,6% pada siklus I, 65,4% pada siklus II, dan akhirnya mencapai 84,6% pada siklus III. Selain itu, keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran juga meningkat, terlihat dari partisipasi yang lebih aktif dalam kelompok diskusi serta meningkatnya kepercayaan diri dalam menyampaikan solusi. Dengan demikian, integrasi Problem Based Leraning dan Experiential Learning efektif dalam meningkatkan keterampilan dalam menyelesaikan masalah matematika siswa kelas IV.
Copyrights © 2025