Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa motivasi belajar, gaya belajar auditori, dan lingkungan belajar berpengaruh positif, sedangkan kecemasan matematika (math anxiety) berpengaruh negatif terhadap persepsi hasil belajar Matematika peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan teknik sensus sampling, yaitu seluruh peserta didik kelas VII sekolah XYZ, Jakarta, yang berjumlah 208 responden. Hasil penelitian ini adalah (1) motivasi belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar, (2) kecemasan Matematika (Math anxiety) berpengaruh positif terhadap hasil belajar, (3) gaya belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar, dan (4) lingkungan belajar berpengaruh positif terhadap hasil belajar.
Copyrights © 2025