Studi ini menawarkan informasi mendalam tentang paradigma pembelajaran yang membantu meningkatkan pemahaman matematika. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui bagaimana pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL) memengaruhi pemahaman aritmatika siswa kelas empat di Sekolah Dasar Negeri 7 Langsa. Rendahnya tingkat pemahaman matematika di antara siswa dan ketidakefisienan metode pembelajaran yang dapat melibatkan siswa secara aktif adalah kekuatan pendorong di balik studi ini. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan menggunakan desain eksperimen pretest-posttest dengan satu kelompok. Sebanyak dua puluh siswa kelas empat berpartisipasi dalam studi ini. Pertanyaan pretest dan posttest berbasis esai digunakan untuk mengumpulkan data. Uji-t berpasangan digunakan untuk menganalisis data. Skor rata-rata siswa meningkat secara signifikan dari 62,65 pada pretest menjadi 88,25 pada posttest, menurut data. Mengingat nilai signifikansi (p) dari uji hipotesis kurang dari 0,001, H₀ ditolak dan H₁ diterima. Akibatnya, penggunaan metodologi Pembelajaran Berbasis Masalah secara signifikan meningkatkan kapasitas siswa dalam pemahaman matematika.
Copyrights © 2025