Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca siswa melalui penerapan program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN Banyuajuh 3. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan proses pelaksanaan serta pengaruh program terhadap siswa kelas IV. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program GLS—terutama kegiatan membaca selama sepuluh menit sebelum pembelajaran dimulai dan pemanfaatan pojok baca di kelas—berpengaruh positif terhadap motivasi serta kebiasaan membaca siswa. Pada minggu pertama, minat baca siswa masih rendah, namun secara bertahap meningkat pada minggu-minggu berikutnya seiring tumbuhnya ketertarikan terhadap buku bergambar dan cerita pendek. Strategi guru berupa kegiatan merangkum bacaan dan pemberian pertanyaan juga mendukung peningkatan keterampilan literasi. Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan literasi yang konsisten serta kolaborasi antara guru dan lingkungan sekolah berperan penting dalam menumbuhkan budaya membaca di sekolah dasar.
Copyrights © 2025