Artikel ini bertujuan menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui studi literatur sistematis terhadap 25 penelitian empiris (2013–2025). Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi, mengkategorikan, dan mensintesis temuan utama. Hasil menunjukkan bahwa STAD secara konsisten efektif meningkatkan motivasi belajar, baik secara kuantitatif (peningkatan persentase motivasi dari 35–70% pada pra-siklus menjadi 80–95% pada siklus II) maupun kualitatif (peningkatan antusiasme, partisipasi aktif, rasa percaya diri, dan kerja sama). Efektivitas STAD semakin optimal ketika dikombinasikan dengan media kreatif berbasis lokal (wayang kertas, gambar tarian Gawi, ular tangga matematika) atau strategi pendukung (card sort, PBL). Selain itu, model ini juga berdampak positif pada hasil belajar akademik (ketuntasan klasikal 80–100%) dan pengembangan keterampilan afektif-psikomotorik. Simpulan penelitian menegaskan bahwa STAD merupakan model pembelajaran yang adaptif, holistik, dan layak direplikasi di berbagai konteks SD sebagai strategi berbasis bukti untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dan profil Pelajar Pancasila.
Copyrights © 2026