Representasi matematis merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) karena kemampuan ini menentukan cara mereka memahami, menjelaskan, dan mengkomunikasikan konsep matematika kepada siswa. Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung mengandalkan representasi simbolik dan jarang menggunakan bentuk representasi lain seperti visual dan verbal. Penelitian ini bertujuan memetakan jenis representasi matematis yang digunakan mahasiswa PGSD dalam menyelesaikan masalah dari berbagai bidang matematika, yaitu aljabar, geometri, trigonometri, dan statistika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik simple random sampling pada 36 mahasiswa. Data diperoleh melalui dokumentasi hasil pekerjaan mahasiswa, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi simbolik mendominasi pada sebagian besar jenis masalah, terutama aljabar (64%) dan statistika (69%). Representasi visual masih rendah meskipun dibutuhkan dalam geometri, dan representasi verbal juga jarang digunakan. Penggunaan kombinasi representasi muncul tetapi dengan persentase terbatas, mencerminkan bahwa kemampuan translasi antarrepresentasi belum optimal. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa belum memiliki fleksibilitas representasi, sehingga pembelajaran di PGSD perlu mengintegrasikan multi-representasi, meningkatkan latihan visual dan verbal, serta menilai proses berpikir mahasiswa melalui berbagai bentuk representasi.
Copyrights © 2025