Fauziyah, Mailulah Ely
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Designing Hybrid Learning Tools Based on Lesson Study for Learning Community against Metacognition Ability Madinda, Diah Putri; Hobri, Hobri; Hadi, Alfian Futuhul; Fauziyah, Mailulah Ely
Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif Vol 13, No 1 (2022): Kreano, Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif
Publisher : Mathematics Dept, Math. and Science Faculty, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kreano.v13i1.34857

Abstract

This study aims to analyse the outcomes of establishing valid, practical, effective Hybrid Learning tools based on Lesson Study for Learning Community (LSLC) and their impact on students' metacognitive abilities. Research and Development (R D) and experimental research are used to conduct the study. The research subjects are consisted of three classes of 7th grade students. Collaborative Learning and Learning Community are implemented which are the components of LSLC. The 4-D model, which includes define, design, develop, and disseminate, is used to develop learning tools. Lesson plans, worksheets, and a metacognition ability test were created as a result of the research and met the criteria of being of valid, practical, and effective. Based on experimental research, there is a significant effect of Hybrid Learning tools based on Lesson Study for Learning Community on students' metacognitive abilities with p-value of 0.001 (sig 0.05).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengembangan perangkat pembelajaran Hybrid Learning berbasis Lesson Study for Learning Community yang valid, praktis, efektif dan menganlisis pengaruhnya terhadap kemampuan metakognisi siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kombinasi atau mix method. Penelitian ini menggabungkan dua bentuk penelitian yaitu penelitian pengembangan (research and development) dan penelitian eksperimen. Subjek penelitian dalam penelitian ini terdiri dari tiga kelas siswa VII yang terdiri dari kelas uji coba, kelas eksperimen dan kelas kontrol. Komponen Lesson Study for Learning Community yang diterapkan yaitu Collaborative Learning dan Learning Community. Proses pengembangan perangkat pembelajaran dilaksanakan melalui 4-D yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan dan penyebaran. Hasil pengembangan perangkat pembelajaran Hybrid Learning berbasis Lesson Study for Learning Community berupa RPP, LKS dan tes kemampuan metakognisi siswa yang valid, praktis dan efektif. Berdasarkan penelitian eksperimen dan observasi, terdapat pengaruh yang signifikan perangkat pembelajaran Hybrid Learning berbasis Lesson Study for Learning Community terhadap kemampuan metakognisis siswa dengan nilai signifikasi 0.001 .
INTEGRASI KEARIFAN LOKAL RUMAH JOGLO DALAM PEMBELAJARAN BANGUN DATAR PADA MAHASISWA PGSD Cahyanita, Elvin; Hutami, Trapsila Siwi; Lutfi, Muhammad; Proborini, Chandra Ayu; Fauziyah, Mailulah Ely
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v5i4.8312

Abstract

This study aims to describe the integration of Joglo traditional house local wisdom into plane geometry learning and to analyze its contribution to the conceptual and contextual understanding of PGSD students. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, written tests, interviews, and documentation. A total of 41 students participated in learning activities that utilized the Joglo house as a cultural context in studying plane figures. The findings indicate that integrating local cultural elements supports students in understanding plane geometry concepts more concretely. Written test results show that 46.3% of students achieved the “good” category, 36.6% the “adequate” category, and 17.1% the “low” category. Students were able to identify trapezoids, rectangles, and squares within the architectural structure of the Joglo house and apply area and perimeter formulas more accurately. Interview data confirm that the cultural context facilitated shape identification, improved calculation processes, and provided more meaningful learning experiences through the values of balance and harmony embedded in Joglo architecture. Observation and task artefacts provide supporting evidence of active student engagement as well as the emergence of learning-related character traits such as independence, responsibility, and appreciation of local culture. Overall, the study highlights that learning activities that integrate local wisdom effectively strengthen mathematical understanding while fostering cultural awareness among prospective elementary school teachers. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan integrasi kearifan lokal rumah tradisional Joglo ke dalam pembelajaran geometri bidang dan menganalisis kontribusinya terhadap pemahaman konseptual dan kontekstual mahasiswa PGSD. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dengan data dikumpulkan melalui observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Sebanyak 41 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran yang menggunakan rumah Joglo sebagai konteks budaya dalam mempelajari bangun datar. Temuan menunjukkan bahwa integrasi unsur budaya lokal mendukung mahasiswa dalam memahami konsep geometri bidang secara lebih konkret. Hasil tes tertulis menunjukkan bahwa 46,3% mahasiswa mencapai kategori “baik”, 36,6% kategori “cukup”, dan 17,1% kategori “rendah”. Mahasiswa mampu mengidentifikasi trapesium, persegi panjang, dan persegi dalam struktur arsitektur rumah Joglo dan menerapkan rumus luas dan keliling dengan lebih akurat. Data wawancara menegaskan bahwa konteks budaya memfasilitasi identifikasi bentuk, meningkatkan proses perhitungan, dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna melalui nilai-nilai keseimbangan dan harmoni yang tertanam dalam arsitektur Joglo. Observasi dan artefak tugas memberikan bukti pendukung keterlibatan aktif siswa serta munculnya ciri-ciri karakter terkait pembelajaran seperti kemandirian, tanggung jawab, dan apresiasi terhadap budaya lokal. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti bahwa kegiatan pembelajaran yang mengintegrasikan kearifan lokal secara efektif memperkuat pemahaman matematika sekaligus menumbuhkan kesadaran budaya di kalangan calon guru sekolah dasar.