Tujuan penelitian ini adalah menelaah dan menguraikan konsep Model INSPIRE yang mengintegrasikan Inquiry dan STEM dalam proses pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan literasi sains siswa. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) yang terdiri dari 4 tahapan utama yaitu penelitian dimulai dengan menentukan topik yang akan dikaji, dilanjutkan dengan pencarian artikel pada database. Selanjutnya, artikel-artikel yangsesuai dengan topik dan tujuan penelitian diseleksi kemudian dianalisis dan disintesis. Temuan pada hasil kajian literatur kemudian diorganisasikan sehingga menghasilkan deskripsi hasil penelitian yang runut. Hasil penelitian menunjukkan model STEM- Inquiry melalui langkah-langkah/sintaks pembelajaran, yaitu: initiation, selection, exploration, formulation, collection, presentation, dan assessment. Selanjutnya, sintaks pembelajaran tersebut diintegrasikan dengan unsur STEM yakni science, technology, engineering, dan mathematic. Pencapaian pembelajaran tersebut dapat dikatakan mampu meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik dan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis STEM efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses pemecahan masalah. Dalam pendekatan ini, siswa tidak hanya menerima informasi secara pasif, tetapi diajak untuk mengamati, merumuskan pertanyaan, merancang percobaan, menganalisis data, dan menarik kesimpulan
Copyrights © 2025