Konsumsi kopi merupakan kebiasaan umum di kalangan mahasiswa tingkat akhir yang menghadapi tekanan akademik seperti skripsi, ujian, dan tenggat tugas. Dalam kondisi tersebut, kemampuan mengatur diri dan cara mengambil keputusan menjadi faktor psikologis yang berpotensi memengaruhi pola konsumsi kopi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-regulation dengan lima gaya pengambilan keputusan rasional, intuitif, dependen, menghindar, dan spontan pada mahasiswa tingkat akhir yang rutin mengonsumsi kopi. Sebanyak 160 mahasiswa berusia 20–24 tahun yang mengonsumsi kopi minimal satu kali per hari berpartisipasi melalui survei daring. Self-regulation diukur menggunakan 17 item Short Self-Regulation Questionnaire, sementara gaya pengambilan keputusan dinilai melalui 25 item mencakup lima gaya keputusan tersebut. Analisis menggunakan korelasi Spearman menunjukkan bahwa self-regulation berhubungan positif dengan gaya rasional dan intuitif, serta berhubungan negatif dengan gaya dependen, menghindar, dan spontan. Hasil ini menunjukkan bahwa semakin baik regulasi diri mahasiswa, semakin adaptif gaya pengambilan keputusan yang digunakan, sedangkan regulasi diri yang rendah berkaitan dengan kecenderungan keputusan yang kurang efektif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan keterampilan regulasi diri dan strategi keputusan adaptif sebagai upaya mendukung pengelolaan tuntutan akademik dan konsumsi kafein yang lebih sehat.
Copyrights © 2025