Perkembangan globalisasi dan modernisasi menyebabkan pergeseran nilai di kalangan generasi muda, di mana minat terhadap budaya lokal semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam motif tenun ikat Korkase dari Amarasi serta menganalisis relevansinya terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) berbasis ethnopedagogy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) berdasarkan pandangan Zed (2008). Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) menurut Krippendorff (2004) untuk menafsirkan makna nilai-nilai yang terdapat dalam simbol dan motif Korkase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenun Korkase mengandung enam nilai utama, yaitu religiusitas, tanggung jawab, keadilan, persaudaraan, ketulusan, dan cinta budaya. Nilai-nilai ini memiliki relevansi kuat terhadap pembentukan karakter spiritual, sosial, dan moral peserta didik. Melalui penerapan model pembelajaran ethnopedagogy dalam IPS, nilai-nilai Korkase dapat diinternalisasikan secara kontekstual melalui kegiatan reflektif, proyek budaya, dan praktik sosial. Penelitian ini merekomendasikan agar sekolah mengintegrasikan warisan budaya lokal seperti Korkase dalam pembelajaran IPS untuk memperkuat identitas, karakter, dan kebanggaan budaya generasi muda Amarasi.
Copyrights © 2025