Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bagaimana pembentukan karakter disiplin siswa dilakukan melalui berbagai unsur kultur sekolah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Seluruh warga sekolah terlibat sebagai subjek penelitian. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pendekatan partisipatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa upaya penanaman disiplin dilakukan melalui kebiasaan-kebiasaan yang terintegrasi dalam kultur sekolah, antara lain penerapan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), pengondisian sebelum kegiatan belajar, pelaksanaan upacara bendera, pembiasaan berbaris sebelum masuk kelas, pemakaian seragam sesuai ketentuan, imbauan menjaga kebersihan dan ketenangan, pengelolaan waktu yang efektif, serta penciptaan lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. Keseluruhan praktik tersebut mencerminkan bahwa kultur sekolah memiliki peranan strategis dalam membentuk karakter disiplin peserta didik melalui kebiasaan positif yang dibudayakan secara terus-menerus dalam kehidupan sekolah.
Copyrights © 2025