Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS IV SDI BAJAWA KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA Wau, Maria Patrisia
Journal of Education Technology Vol 1, No 4 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.659 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar menggunakan model Problem Based Learning dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SDI Bajawa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa SDI Bajawa. Sampel penelitian ini adalah  semua siswa kelas IV SDI Bajawa dengan kelas IV A sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV B sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 20 orang. Data yang dikumpul dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPS. Hasil belajar IPS dikumpulkan melalui tes objektif yang terdiri dari 20 butir soal. Data dianalisis dengan menggunakan statistik Inferensial dengan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian. Dari perhitungan uji-t  diperoleh t-hitung = 15,02. Karena n1 ≠ n2 dan homogen maka t-tabel dengan db = n1 + n2 - 2 =39 dengan taraf signifikansi 5 %  (α=0,05) adalah 2,042. Ternyata t-hitung = 15,02 > t-tabel = 2,042, sehingga Ho ditolak dan H1 diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model Problem Based Learning dengan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung diketahui bahwa rata-rata hitung kelompok Eksperimen lebih tinggi dari kelompok Kontrol (66,40 > 56,9). Dengan demikian disimpulkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar IPS. 
Pengaruh Model Pembelajaran Attention Relevance Confidence and Satisfaction (ARCS) terhadap Hasil Belajar Tematik di Kelas V Sekolah Dasar Wau, Maria Patrisia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.094 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar tematik antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Attention Relevance Confidence and Satisfaction (ARCS) dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi Eksperimen Design). Rancangan penelitian “Non Equivalent Control Group Pre test–Post test Design”. Populasi adalah seluruh siswa kelas V SD Segugus IX Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada. Teknik pengambilan sampel yaitu Cluster Sampling. Sampel yang digunakan yaitu siswa kelas V SDI Rutosoro sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SDN Watuwula sebagai kelompok kontrol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes. Instrumen yang digunakan yaitu tes pilihan ganda. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan program SPSS 16.00 from windows diperoleh nilai t-test = thitung= 2,517 > ttabel= 2,069 (dengan db n1+n2-2 (15 + 10 -2= 23, taraf sig. 5%), dan nilai signifikansi = 0,019 < 0,05 maka keputusan H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan rata-rata hasil belajar tematik kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol (0,79> 0,62) dan perbedaan rata-rata nilai 0.168. Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar tematik siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Attention Relevance Confidence and Satisfaction (ARCS) dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran langsung.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA MERAWAT HEWAN DAN TUMBUHAN UNTUK SISWA KELAS II SD Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka; Anastasia Dhone
JURNAL IMEDTECH (Instructional Media, Design and Technology) Vol 5, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : STKIP CITRA BAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.904 KB) | DOI: 10.38048/imedtech.v5i2.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan  dan  menghasilkan  bahan  ajar multilingual  berbasis budaya  lokal etnis Ngada pada tema merawat hewan dan tumbuhan untuk siswa kelas 2 Sekolah Dasar. Bahan ajar ini terdiri dari pengembangan tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa daerah Bajawa dan bahasa Inggris. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 2 SDN Sobo sebagai ahli materi/isi, guru SMP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Indonesia, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Inggris, seorang tokoh penulis buku bahasa daerah Bajawa  sebagai ahli bahasa daerah dan dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli desain. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas 2 SD pada tema merawat hewan dan tumbuhan untuk dijadikan bahan ajar multilingual  berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada. Bahan ajar multilingual  berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,4, (2) Uji coba untuk ahli bahasa Indonesia ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,7, (3) Uji coba untuk ahli bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan  nilai rata-rata 4,0, (4) uji coba untuk ahli bahasa Inggris ada pada kategori ”baik”dengan nilai rata-rata 4,0 (5) Uji coba ahli desain ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,1. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada tema merawat  hewan dan  tumbuhan untuk siswa kelas 2 sekolah dasar layak dan siap digunakan.
Pengembangan Bahan Ajar Multilingual Berbasis Konten dan Konteks Budaya Lokal Etnis Ngada pada Tema Hidup Bersih dan Sehat untuk Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar Genoveva Dhey; Dek Ngurah Laba Laksana; Maria Patrisia Wau
Jurnal Edukasi Sumba (JES) Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : SekolahTinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53395/jes.v5i1.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada tema Hidup Bersih dan Sehat untuk siswa kelas 2 Sekolah Dasar. Bahan ajar ini tebatas pada pengembangan tiga bahasa yaitu bahasa Indonesia, bahasa daerah Bajawa dan bahasa Inggris. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 2 SDN Sobo sebagai ahli materi/isi, kepala sekolah dan guru SMP Citra Bakti sebagai ahli Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, Bapak  Johanes Mopa sebagai ahli Bahasa Daerah dan Dr. Aan Nurfahrudianto. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangakan menggunakan model ADDIE. (1) Uji coba ahli konten/materi dengan nilai rata-rata 4.2, (2) Uji coba untuk ahli bahasa Indonesia dengan nilai rata-rata 3.7, (3) Uji coba untuk ahli bahasa Daerah dengan nilai rata-rata 3.4, (4) Uji coba untuk ahli bahasa Inggris ada dengan nilai rata-rata 4.2, (5) Uji coba ahli desain ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4.4. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli di atas  maka dapat disimpulkan bahan ajar multilingual  berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada tema Hidup Bersih dan Sehat untuk siswa kelas 2 sekolah dasar layak dan siap digunakan.
PENDAMPINGAN GURU SD DALAM PENYELENGGARAAN OLIMPIADE MIPA TINGKAT SD Yosefina Uge Lawe; Dek Ngurah Laba Laksana; Ermelinda Yosefa Awe; Maria Patrisia Wau; Maria Desideria Noge; Melkior Wewe; Natalia Rosalina Rawa; Maria Yuliana Kua
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v1i2.75

Abstract

Tujuan dari pengabdian ini adalah Meningkatkan kemampuan akademik siswa/I Sekolah Dasar, Mengembangkan kompetensi dan keterampilan siswa, Meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar, menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah terkait. Pentingnya kegiatan pendampingan olimpiade Matematika dan IPA tingkat SD se-kecamatan Golewa Barat karena diharapkan seluruh siswa mampu menyelesaikan soal-soal lomba dengan hasil yang memuaskan, siswa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru dalam kegiatan lomba sebagai bekal untuk menghadapi Ujian Akhir Nasional. Bentuk kegiatan ini adalah pendampingan kegiatan olimpiade Matematika dan IPA tingkat SD se-Kecamatan Golewa Barat. Peserta dalam kegiatan ini adalah siswa/siswi SD Kelas 5 dari 12 Sekolah yang berjumlah 52 siswa yang terdiri dari 26 untuk mata pelajaran Matematika dan 26 untuk mata pelajaran IPA. Metode kegiatan ini adalah dalam bentuk babak penyisihan dan babak Final. Hasil dari kegiatan ini adalah mendapatkan 3 besar dari masing-masing mata pelajaran untuk diutus ke olimpiade tingkat Kabupaten.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH DAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU-GURU SEKECAMATAN GOLEWA BARAT Ermelinda Yosefa Awe; Yosefina Uge Lawe; Maria Patrisia Wau; Pelipus Wungo Kaka
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v1i1.81

Abstract

Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai Penelitian Tindakan Kelas serta menghasilkan artikel ilmiah dari hasil PTK/PTS. Tujuan lainnya adalah membantu para guru dalam kenaikan jabatannya yang selama ini mengalami kendala karena belum optimal dalam melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. Target kegiatan Pengabdian ini selama 8 bulan Sejak Bulan Pebruari 2020 sampai dengan Bulan Oktober 2020, untuk semua Guru di Kecamatan Golewa Barat. Untuk kegiatan tahap Awal yaitu sejak Bulan Pebruari hingga Maret 2020 ini dilakukan di SDI Turekisa. Tahap selanjutnya akan dilaksanakan di SD lainnya. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim dosen Prodi PGSD bekerjasama dengan Koordinator Wilayah Kecamatan Golewa Barat, Kepala Sekolah, dan Para guru se-kecamatan Golewa Barat. Metode pelatihan dengan ceramah dan latihan/simulasi. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan personal dalam setiap latihan, sehingga diharapkan semua guru dapat membuat laporan hasil Penelitian Tindakan Kelas dan dapat menyusun artikel ilmiah. Pelatihan dinilai efektif karena peserta sudah bisa memahami dan mampu membuat Laporan Penelitian dan Artikel Ilmiah. Manfaat Pengabdian ini membantu guru – guru SDI Turekisa dalam menyusun laporan Penelitian Tindakan Kelas yang berkualitas agar dapat dipublikasikan di Jurnal Ilmiah yang merupakan salah satu sarat untuk peningkatan profesionalisme guru.
PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR BAHASA INGGRIS “ENGLISH IS FUN” SEBAGAI CARA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK-ANAK DALAM MENGUASAI BAHASA INGGRIS DI SD Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau; Renata Rita Rosana Lado
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v1i2.113

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan secara berkelompok ini merupakan kegiatan pendampingan yang bertujuan untuk melaksanakan kegiatan bimbingan belajar bahasa Inggris English is Fun sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam memahami bahasa Inggris. Metode kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, diskusi, lagu dan permainan, demonstrasi dan unjuk kerja. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa (1) Pendampingan ini telah mampu menumbuhkan minat dan rasa percaya diri siswa/i di SDI Kolokoa dan semangat yang tinggi dalam mempelajari dan menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Hal ini tampak dari keantusiasan dan ketekunan peserta kegiatan dalam mengikuti pembelajaran dari awal sampai akhir. (2) Kemampuan siswa/i dalam mempelajari bahasa Inggris terlihat baik. Hal ini ditunjukkan dengan antusiasme dan semangat siswa dalam mempelajari materi yang diberikan. (3) Pihak sekolah yakni kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan para guru serta pegawai di SDI Kolokoa sangat antusisas dengan pelaksanaan pendampingan ini. Di sisi lain, kegiatan ini membawa dampak yang sangat signifikan untuk membantu siswa mempelajari dan menguasai bahasa Inggris dengan baik. Tindak lanjut dari pelaksanaan kegiatan ini adalah pelaksanaan bimbingan belajar bahasa Inggris secara terprogram di setiap semester. Berdasarkan hasil kegiatan maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan bimbingan belajar bahasa Inggris “English is Fun” sebagai cara untuk meningkatkan kemampuan anak-anak dalam memahami bahasa Inggris dapat terlaksana dengan baik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEKTRONIK BERMUATAN MULTIMEDIA PADA TEMA BENDA DI SEKITARKU UNTUK SISWA KELAS III DI SDI MALANUZA Dionisia Alfiana Jojon; Ermelinda Yosefa Awe; Maria Patrisia Wau
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema benda di sekitarku untuk siswa Sekolah Dasar kelas 3. Subyek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 3 SDI Malanuza sebagai ahli materi/isi, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli bahasa Indonesia, ahli desain dan ahli multimedia serta siswa sebagai pengguna produk. Sedangkan obyek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas 3 SD pada benda di sekitarku untuk dijadikan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia . Bahan ajar elektronik bermuatan multimedia ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Metode pengumpulan data antara lain sebagai berikut : (1) data mengenai kebutuhan sumber belajar dikumpulkan melalui analisis kurikulum 2013 dan melalui angket. Analisis kebutuhan dilakukan bersama antara peneliti dan guru SD ,(2) data mengenai potensi sekolah atau wilayah dan karakteristiknya yang relevan dengan kebutuhan sumber belajar tematik SD dalam bentuk bahan ajar elektronik, (3) data mengenai kualitas bahan ajar elektronik dilihat dari isi, penyajian, kebahasaan dan kelayakan penggunaan diperoleh dari guru dan siswa dalam uji coba terbatas menggunakan angket.Hasil penelitian pengembangan bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema benda di sekitarku berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7, (2) Uji coba untuk ahli bahasa Indonesia ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,8, (3) Uji coba ahli desain ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,1, (4) Uji coba ahli multimedia ada pada kategori “baik” dengan rata-rata 3,8 dan (5) Uji coba pada siswa sebagai pengguna produk ada pada kategori “sangat baik” dengan rata-rata 4,6. Dari hasil pengujian kepada beberapa ahli di atas maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar elektronik bermuatan multimedia pada tema benda di sekitarku untuk siswa kelas 3 sekolah dasar layak dan siap digunakan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK PADA TEMA I ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA PADA SISWA KELAS V ESTIANA NESI; MARIA PATRISIA WAU; YOSEFINA UGE LAWE
Jurnal Citra Pendidikan Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The purpose of this study was to determine the improvement of student learning outcomes on the theme 1 Animal and Human Movement Organs in fifth grade students of SDI Rutosoro, Golewa District, Ngada Regency through the application of the guided inquiry learning model. This type of research is classroom action research (CAR) developed by Kemmis and Mc Taggart, which consists of two cycles and each cycle consists of planning, implementing, and observing, and reflecting. The subjects of this study were 6th grade students of SDI Rutosoro. Research data were collected using test techniques and research instruments in the form of a description test. Data were analyzed by quantitative descriptive statistics. The results of the first cycle of action research obtained that the average student learning outcomes in thematic learning theme I of animal and human movement organs was 63.34, with a percentage of 63.34% and was in the fairly good category. In the second cycle, the average student learning outcomes in thematic learning theme I animal and human movement organs were 94.83 with a percentage of 94.83%. And is in a predetermined category, namely the results criteria with a percentage of 80-100%. the increase from cycle I to cycle II was 31.43%. Based on the data above, it can be concluded that the application of the guided inquiry learning model can improve the learning outcomes of the fifth grade students of SDI Rutosoro for the 2021/2022 academic year.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA PERISTIWA ALAM UNTUK SISWA KELAS 1 SEKOLAH DASAR Veronika Remba; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau
Jurnal Citra Pendidikan Vol 1 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.86 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dan mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada pada tema peristiwa alam untuk siswa kelas 1 sekolah dasar. Bahan ajar ini menggunakan dua bahasa yaitu bahasa Indonesia dan bahasa daerah Bajawa. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas I sebagai ahli konten/materi yang diambil dari guru SDI Turekisa, guru SMA Seminari Mataloko sebagai ahli bahasa Indonesia dan ahli desain prodak buku yang dikembangkan, seorang tokoh penulis buku bahasa daerah Bajawa sebagai ahli bahasa daerah. Sedangkan objek yang diteliti adalah konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada yang dapat diintegrasikan dengan materi kelas I SD pada tema peristiwa alam untuk dijadikan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,72 (2) Uji coba ahli bahasa Indonesia ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,88 (3) Uji coba ahli bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,66 (4) Uji coba ahli desain produk pengembangan ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,09. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar multilingual yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa sekolah dasar kelas I.
Co-Authors Agustina Mogi Alwisia Meo Ana Fortunata Longa Anastasia Dhone Andi Nafsia Antony Bernad Santo Lapu Aprilia Ayuni Nuwa Arnoldus Yansen Watu Awe, Ermelinda Yosefa Azi, Vinsensius Meo Baghe, Martina Simplisia Basan, Mario Antonius Bate Dopo, Ferdinandus Bate, Nasarius Sensius Bernadetha Soubyrous Yadha Bhoko, Paula Maria Boa, Margaretha Christina Ngadha Coo, Reldiana Lidivika Damasus Albertus Nay Daniela Densi Dhiku Demu, Maria Antonilda Deo, Maria Goreti Dhiku, Daniela Densi Dhiu, Maria Isabela Dhoka, Fransiska Angelina Dimas Qondias Dimas Qondias Dionisia Alfiana Jojon Dionisia Wea Dionisius Tebu Dua, Marselina Efrida Ita Elisabet Paba Elisabeth Paba Elisabeth Tantiana Ngura ElisantiNia Endu Emilia Sariman Wendo Endu, ElisantiNia Ermelinda Mbagha ESTIANA NESI Fachry Abda El Rahman Falentina Kedhi Ferdinandus Bate Dopo Ferdinandus Raga Fono, Ermelinda Genoveva Dhey Helena Milo Hoo, Vinsensia Theresia Ito, Yohana Klaudia Itu, Maria Alexandra Jojon, Dionisia Alfiana Kale, Dominika Elviana Karolus Dhena Kedhi, Falentina Kedhi, Maria Anjelina Klara Pare Krista Muku Kristina Arlinda Wiki Kua, Maria Yuliana Laba Laksana, Dek Ngurah Laksana, Dek Ngurah Laba Lelo, Theresia Avila Menge Liza, Maria Benedikta Longa, Ana Fortunata Longa, Getrudis Longa, Viviana Meo Maria Alfonsa Kero Maria Anjelina Kedhi Maria Aquinda Moi Maria Dela Yona Maria Desi Daria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desidaria Noge Maria Desideria Noge Maria Efriliana Diru Maria Ermelinda Kila Maria Florentiana Nio Soa Maria Fransiska Noo Maria Gaudensia Nai Maria Ines Teresa Pare Maria Ines Teresa Pare Maria Jesinta Meo Maria Lidwina Teku To Maria Melania oktaviana Bhena Maria Nio Jodho Maria Oktavia Wawo Maria Sintia Ciak Maria Yanuaria Roman Mario Antonius Basan Marselina Dua Marselina Yolanda Bupu Marselina Yolanda Bupu Marsianus Aristo Tangi Martina Simplisia Baghe Mau, Fridolin Narti Mau, Theresia Yasintha Mbowa, Merlinda Meka, Marsianus Meliana Yosefa Manggus Melkior Wewe Menge, Rolince Menge, Rufina Meo, Alwisia Meo, Margaretha Meo, Thomas Didimus Milo, Kristina MOGI, AGUSTINA Mopa, Maria Elisabeth Muku, Krista Nasarius Sensius Bate Natalia Rosalina Rawa Ndasi, Alvensiana Ayuti Ratna Ndoya, Maria Karmelita NESI, ESTIANA Ngadha, Christina Noge, Maria Desi Daria Nono, Ulrikus Noo, Maria Fransiska Nurwijayanti Nuwa, Aprilia Ayuni Oli, Yohanes Mite Owa, Yosefa Kafasin Paba, Elisabeth Pare, Klara Paula Fransiska Djawa Paula Maria Bhoko Pelipus Wungo Kaka Pulu, Deiflora Raga, Maria Yosefina Remba, Veronika Renata Rita Rosana Lado Rene Gampil Mau Resi, Wilhelmina Rolince Menge Rufina Menge Singgu, Hans Marianus Soli, Yuliana Soro, Viorentina Meo Susu, Valerianus Alpino Poma Tangi, Marsianus Aristo Tarung, Maria Febriani Tebu, Dionisius Tego, Jumita Ratnasari Umbu Teku To, Maria Lidwina Theresia Margareta Wonga Theresia Yasintha Mau Tuku, Oktaviana Tuna, Melania Una, Yosefania Valentinus Wolfhardus Florus Ngabi Veronika Remba Vinsensia Theresia Hoo Vinsensius Meo Azi Vinsensius Pala Viviana Meo Longa Wae, Anastasia Wawo, Maria Oktavia Wea, Dionisia Wendo, Emilia Sariman Wewe, Melkior Wilhelmina Dede Wilhelmina Resi Resi Wilibaldus Bhoke Wonga, Maria Susanti Yasinta Maria Fono Yohana Aurelia Nay Yohanes Mite Oli Yohanes Vianey Sayangan Yohanes Vianney Sayangan3 Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a Yolenta Varista Te’a Yona, Maria Dela Yosefa Kafasin Owa Yosefania Una YOSEFINA UGE LAWE . Yovita Maria Pawe Yovita Maria Pawe Yuliana Soli Yunita Rufina Ruba