Penelitian ini mengkaji pengaruh rebranding dan kualitas pelayanan terhadap citra merek PT Angkasa Pura Indonesia, dengan studi kasus di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Setelah transformasi menjadi Injourney Airports, dibutuhkan identitas merek baru serta peningkatan kualitas layanan untuk mempertahankan daya saing. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 205 pengguna layanan bandara. Analisis dilakukan melalui regresi linier berganda. Hasilnya menunjukkan bahwa rebranding dan kualitas layanan berpengaruh positif serta signifikan terhadap brand image. Strategi reposisi, pergantian nama, perubahan tampilan visual, hingga peluncuran kembali menciptakan persepsi baru di benak pelanggan. Di sisi lain, dimensi kualitas layanan seperti bukti fisik, keandalan, daya tanggap, jaminan, dan empati memperkuat citra bandara. Temuan ini diharapkan memberi kontribusi terhadap pengembangan strategi branding serta menjadi referensi dalam studi pemasaran khususnya di sektor transportasi udara.
Copyrights © 2025