Abstrak: Pendidikan karakter religius dan sosial di sekolah dasar memiliki urgensi tinggi dalam menghadapi degradasi nilai moral, intoleransi, dan rendahnya kepedulian sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan mendeskripsikan strategi kepemimpinan kepala sekolah dalam menumbuhkan karakter religius dan sosial siswa di UPT Satuan Pendidikan SDN Dermo II Bangil. Pertanyaan utama yang diajukan adalah bagaimana kepala sekolah merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi strategi tersebut dalam kultur sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, orang tua, dan dokumen sekolah sebagai sumber data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi, dengan analisis data dan uji keabsahan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah diwujudkan melalui lima strategi utama: keteladanan, pembiasaan, kolaborasi, penguatan budaya sekolah, serta pengawasan dan evaluasi. Strategi pembiasaan dan keteladanan menjadi pilar dominan dalam pembentukan karakter, sementara kolaborasi dan budaya sekolah memperkuat konsistensi nilai, dan evaluasi menjamin keberlanjutan program. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang mengintegrasikan nilai transformasional, spiritual, dan instruksional berkontribusi signifikan dalam menumbuhkan karakter religius dan sosial siswa. Temuan ini memiliki implikasi praktis bagi pengembangan strategi kepemimpinan pendidikan karakter yang kontekstual. Abstract : Religious and social character education in elementary schools is of high urgency in addressing the degradation of moral values, intolerance, and the lack of social concern among students. This study aims to explore and describe the principal’s leadership strategies in fostering students’ religious and social character at UPT Satuan Pendidikan SDN Dermo II Bangil. The central research question is how the principal designs, implements, and evaluates these strategies within the school culture. Employing a qualitative approach with a case study design, the study involved principals, teachers, students, parents, and school documents as data sources. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, with data analysis and validity checks conducted through triangulation. The findings reveal that the principal’s leadership is manifested through five key strategies: role modeling, habituation, collaboration, strengthening school culture, as well as monitoring and evaluation. Habituation and role modeling serve as the dominant pillars in character formation, while collaboration and school culture reinforce value consistency, and evaluation ensures program sustainability. The study concludes that principal leadership integrating transformational, spiritual, and instructional values significantly contributes to the development of students’ religious and social character. These findings provide practical implications for the development of contextual leadership strategies in character education.
Copyrights © 2025